Gubernur Riau Bakal Lepas Kendaraan Pawai Malam Lebaran

Antara    •    Sabtu, 24 Jun 2017 13:35 WIB
idul fitri
Gubernur Riau Bakal Lepas Kendaraan Pawai Malam Lebaran
Gubernur Riau memukul beduk saat membuka pawai takbiran di Pekanbaru saat Idulfitri 2016, Ant - FB Anggoro

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bakal melepas kendaraan hias dalam pawai takbir pada Sabtu malam 24 Juni 2017. Kegiatan itu untuk menyambut Idulfitri 1438 Hijriah.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Idrus mengatakan kegiatan berlangsung di Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru. Selain Gubernur, acara juga dihadiri Wali Kota Pekanbaru Firdaus dan semua unsur pimpinan daerah.

"Acaranya dimulai sekira pukul 19.00 WIB," kata Idrus di Pekanbaru.

Panitia melakukan pelbagai persiapan. Panggung disediakan di Jalan Gajah Mada sebagai lokasi awal pelepasan.

"Sama seperti momen tahun lalu malam takbiran kali ini juga diikuti ratusan mobil hiasan dan warga masyarakat yang ingin konvoi menggunakan roda dua," bebernya.

Kendaraan hias ini sebutnya lagi sudah dikabari diikuti oleh semua utusan kecamatan, kelurahan, organisasi, institusi dan sebagainya. Mereka bakal berbaris dan antre melintasi podium.

Ia menambahkan, pelaksanaan penetapan hari raya sudah rampung dibahas terutama untuk pawai takbir. "Kita seperti biasa, pawai kendaraan. Kita memutuskan dalam rapat, untuk imam masjid Paripurna diharapakan ikut pawai. 71 masjid Paripurna tambah seluruh SKPD," terangnya. 

Pawai takbiran sambungnya akan dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. 

"Kita berkumpul dulu di Diponegoro, lalu dilepas di Gajah Mada oleh gubernur didampingi wali kota," imbuhnya.

Dari Gajah Mada setelah dilepas, peserta akan beriring-iringan melintasi Jalan Sudirman menuju Purna MTQ dan memutar di depannya.

Lalu menuju Pasar Sukaramai memutar di depan Pasar Buah belok lagi ke Hangtuah dan Diponegoro untuk ke Gajah Mada.

"Finish di Jalan Ponegoro," tambahnya.

Ia mengimbau agar masyarakat dapat menyemarakkan takbir dengan ikut berpawai dan tertib. Selain itu bagi yang tidak bisa bergabung tambahnya lagi bisa meramaikan di mesjid ataupun musalla terdekat.


(RRN)