Stok Avtur di Bandara Kualanamu Naik 31%

Budi Warsito    •    Jumat, 28 Jul 2017 15:42 WIB
pertamina
Stok Avtur di Bandara Kualanamu Naik 31%
General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara Erry Widiastono -- MTVN/Budi Warsito

Metrotvnews.com, Medan: PT Pertamina memperkirakan, kebutuhan avtur di Bandara Kualanamu naik 31 persen pada penerbangan haji 2017. Untuk itu, PT Pertamina menyiapkan avtur sebanyak 2.964 kiloliter untuk kebutuhan penerbangan haji 2017 di Depo Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara Erry Widiastono mengatakan, penambahan stok avtur ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji di Sumut. Tahun ini, ada penambahan kuota haji dari 18 kelompok terbang (kloter) pada musim haji 2016, menjadi 22 kloter.

"Bertambahnya jumlah kloter diperkirakan akan berpengaruh pada naiknya kebutuhan avtur. Penambahan ini juga sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dari embarkasi lain yang transit di Bandara Kualanamu," kata Erry di Medan, Jumat 28 Juli 2017.

PT Pertamina juga menambahn stok avtur di tiga DPPU lainnya, yaitu DPPU Sultan Iskandar Muda di Aceh, DPPU Minangkabau di Sumatera Barat, dan DPPU Hang Nadim di Kepulauan Riau. Tahun ini, DPPU SIM yang melayani 11 kloter. Diperkirakan mengalami lonjakan permintaan avtur hingga 84 persen pada fase pertama, yakni dari 65 kiloliter menjadi 120 kiloliter. Sementara, kenaikan pada fase kedua diperkirakan mencapai 100 persen, yakni dari 65 kiloliter menjadi 130 kiloliter.

DPPU Minangkabau akan melayani 16 kloter. Diperkirakan mengalami lonjakan drastis permintaan avtur hingga 236 persen pada fase pertama, yakni 125 kiloliter menjadi 420 kiloliter. Pada fase kedua, kenaikan sekitar 44 persen, yakni dari 125 kiloliter menjadi 180 kiloliter.

Sedangkan, DPPU Hang Hadim akan melayani 27 kloter. Diperkirakan mengalami lonjakan permintaan avtur hingga 25 persen pada fase pertama, dari 260 kiloliter menjadi 325 kiloliter. Sementara, fase kedua naik sekitar 31 persen, yakni dari 260 kiloiter menjadi 340 kiloliter.

Manager Avisi Sihol Situmorang menambahkan, sebagi dampak dari penambahan kuota haji, pihaknya juga menambah sumber daya manusia (SDM) yang melayani pengisian bahan bakar untuk pesawat udara. Penambahan SDM ini untuk memberikan pelayanan maksimal kepada maskapai.

"Maskapai tentunya tidak ingin berlama-lama di bandara karena terkait dengan biaya parkir yang cukup tinggi. Untuk itu, kita tambah SDM supaya pelayanan kepada mereka juga bisa dilakukan secara maksimal," tandas Sihol.


(NIN)