Pekanbaru Terendam Banjir

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 07 Mar 2018 13:53 WIB
banjir
Pekanbaru Terendam Banjir
ilustrasi Medcom.id

Pekanbaru: Sejumlah kawasan dan ruas jalan utama di Kota Pekanbaru, Riau, terendam banjir, Rabu, 7 Maret 2018. Banjir terjadi akibat aliran air di drainase tersumbat. Kondisi juga diperparah karena beberapa drainase mengalami pendangkalan sehingga air meluap dan merendam rumah warga. 

"Banyak drainase tak berfungsi dengan baik, tersumbat oleh sampah dan kotoran lain," kata Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger kepada Medcom.id, Rabu, 7 Maret 2018.

Edwar mengatakan, banjir di Pekanbaru karena hujan deras turun sepanjang hari kemarin hingga Rabu, 7 Maret 2018. Sehingga banjir yang terjadi akibat tidak berfungsinya dengan baik drainase. 

Hal ini, kata dia, sepenuhnya menjadi tanggungjawab Pemko Pekanbaru untuk bisa mengatasinya. Beberapa cara, saran Edwar, seharusnya bisa dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi banjir tersebut. 

"Sebenarnya bisa. Saat saya menjabat Pejabat sementara Wali Kota Pekanbaru 2016-2017, kami membersihkan parit dan drainase-drainase di lokasi rawan banjir. Kami juga rutin dan berkala mengangkat sampah di pemukiman warga," ujarnya. 

Banjir yang terjadi kali ini, sambung Edwar, karena banyak drainase tersumbat. Sampah di parit dan drainase menumpuk sehingga menyumbat aliran air dan akibatnya meluap ke jalan dan merendam rumah warga. 

"Kawasan Panam, Pekanbaru, salah satu daerah yang kerap banjir. Penyebabnya, bisa dikarenakan Sungai Airhitam di daerah ini mengalami pendangkalan sehingga air hujan meluap dan merendam jalan dan pemukiman warga," jelasnya. 

Sekadar diketahui, beberapa kawasan dan ruas jalan di Pekanbaru dilanda banjir. Di antaranya, kawasan sekitar Jl HR Soebrantas, simpang Jalan Bangau Sakti, simpang Tabek Gadang, dan beberapa titik di tuas jalan menuju pasar pagi Arengka, Kota Pekanbaru. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, A Saat, mengaku sudah melakukan berbagai upaya mengatasi banjir di Pekanbaru kali ini.

Pihaknya bahkan langsung memerintahkan jajaran di PUPR Pekanbaru membersihkan saluran drainase yang tersumbat sejak banjir mulai menggenangi beberapa ruas jalan, Senin, 5 Maret 2018.  

"Pada hari itu, anggota kami sebanyak dua truk turun ke lokasi yang terkena dampak banjir untuk membersihkan parit dan gorong-gorong. Tim kami masih bekerja di lapangan membersihkan parit," ujarnya. 

Bahkan sudah sejak pekan lalu, kata dia, petugas PUPR sudah mulai bergerak ke sejumlah titik. "Petugas kami akan terus memantau lokasi rawan banjir dan akan bekerja membersihkan parit mauoun gorong-gorong," ujarnya. 



(ALB)