Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu dalam Teh

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 14 Mar 2018 14:28 WIB
narkoba
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu dalam Teh
ilustrasi Medcom.id

Batam: Upaya penyelundupan narkoba melalui Bandara Hang Nadim Batam berhasil digagalkan Aviation Security (Avsec) dan Bea Cukai Batam, Rabu, 14 Maret 2018. Penumpang Citilink tujuan Surabaya, Amrin ditangkap saat membawa 6.074 gram sabu di tas miliknya. 

Penangkapan terhadap warga Makassar, Sulawesi Selatan ini berawal dari kecurigaan petugas melihat gerak-gerik calon penumpang Citilink QG-947 tersebut. Saat melintasi pintu x-ray, Amrin beserta barang bawaannya diperiksa petugas avsec. 

Mesin x-ray berhasil mendeteksi benda mencurigakan di dalam tas calon penumpang tersebut. Saat diperiksa, ditemukan beberapa bungkus teh China berisi kristal putih. Amrin pun langsung diamankan.

Kasi Bimbingan, Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, R Evy Suhartantyo membenarkan pengungkapan kasus narkoba tersebut. "Benar, kami menangkap seorang calon penumpang membawa narkoba," ujar Evy saat dikonfirmasi Medcom.id, Rabu, 14 Maret 2018. 

Hasil pemeriksaan menggunakan narcotest, kristal putih yang dibawa Amrin positif amphethamine atau sabu-sabu. Beratnya sekira 6 kilogram (kg). "Barang bukti sudah disita," ujarnya. 

Evy menambahkan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada jaringan Amrin di Batam. "Masih kami kembangkan. Tersangka dan barang bukti diamankan untuk penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Usai menjalani pemeriksaan awal di hangar Bea Cukai Hang Nadim Batam, Amrin berikut sabu seberat 6.074 dibawa ke Kantor Bea Cukai Batam, Batuampar, Kota Batam, untuk penyidikan lebih lanjut. 

Sebelumnya, Avsec dan Bea Cukai Bandara Hang Nadim Batam juga menangkap seorang calon penumpang, Sadam Balqiah, 6 Maret 2018. Penumpang rute Batam-Padang itu ditangkap saat membawa 1 kg sabu yang disimpan di dalam tasnya. 



(ALB)