Jokowi Inginkan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Dilakukan Setiap Tahun

Budi Warsito    •    Minggu, 21 Aug 2016 18:45 WIB
karnaval
Jokowi Inginkan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Dilakukan Setiap Tahun
Presiden Joko Widodo mengenakan Ulos Ragidup Sirara saat Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016. (ANT/Septianda)

Metrotvnews.com, Balige: Masyarakat Kota Balige sangat antusias dengan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 yang diselenggarakan Kementrian Pariwisata, Minggu, 21 Agustus 2016 di Balige. 

Ribuan masyarakat tumpah ke jalan sejak siang hari menanti kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Situasi pun semakin meriah ketika rombongan Presiden Jokowi dan Ibu Negara beserta rombogan tiba. 

Pembukaan Parade KKPDT 2016 ditandai dengan ditabuhnya Gondang Telu sebanyak tujuh kali oleh Presiden Jokowi sembari diiringi musik. Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi mengenakan Ulos Ragidup Sirara, sedangkan Ibu Negara mengenakan Ulos Tum-tuman‎.

"Karnaval Pesona Danau Toba harus dilanjutkan setiap tahun. Di sini tampak perbedaan-perbedaan budaya yang mempersatukan kita," kata Presiden Jokowi, Minggu (21/8/2016) di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara. 


Peserta KarKarnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016. (MTVN/Budi Warsito)

Setibanya di panggung utama, Rombongan Presiden Jokowi disambut dengan lagu Indonesia Raya. Presiden dan Ibu Negara didampingi oleh Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi beserta istri. 

Jokowi mengatakan, dirinya sangat senang melihat antusiasme masyarakat terhadap acara KKPDT 2016. Apalagi, masyarakat yang hadir ikut memakai ulos. 

"Saya senang sekali semua masyarakat pakai ulos. Kalau ini dipelihara tampak karakter bangsa," tutur Jokowi.

"Setiap suku dan identitas jati diri yang mempersatukan bangsa kita," imbuhnya. 

Ia pun tak bicara banyak. Ia tak mau menahan rasa antusias para masyarakat untuk menyaksikan Parade KKPDT 2016. 

Parade perwakilan adat dari 26 Provinsi di Indonesia dan Kabupaten di Sumut ‎disambut dengan sangat meriah. Meski telah menanti berjam-jam, masyarakat Balige tetap antusias.


(LDS)