Polda Sumsel Tetapkan Simpatisan ISIS Tersangka Ujaran Kebencian

   •    Senin, 10 Jul 2017 17:42 WIB
terorisme
Polda Sumsel Tetapkan Simpatisan ISIS Tersangka Ujaran Kebencian
Anggota Polda Sumsel menggiring terduga simpatisan teroris ISIS, Toni di Polda Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (8/7).-- ANTARA FOTO/Nova Wahyudi--

Metrotvnews.com, Palembang: Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menetapkan simpatisan ISIS atas nama Toni Bin Wilmar yang ditangkap melalui razia kendaraan oleh Polres Muaraenim, Sabtu 8 Juli sebagai tersangka. Toni diduga juga kerap menyebarkan kebencian di media sosial bahwa kepolisian sebagai musuh.

"Penetapan Toni sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap simpatisan itu, ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Senin 10 Juli 2017.

Menurut Agung, dari pengakuan terduga simpatisan ISIS itu sangat ingin ke Suriah dan bergabung demi membela kaum organisasi internasional tersebut. Bahkan, lanjut dia, di media sosial milik Toni, telah diunggah ujaran kebencian. 

Sehubungan itu pihaknya menetapkan tersangka sebagai ujaran kebencian sehingga saat ini ditahan di Polda Sumsel. Tersangka juga mengaku baru sekitar beberapa bulan ini bergabung dengan grup media sosial dan memposting ujaran kebencian.

Toni merupakan warga Pekanbaru dan baru satu hari bekerja di salah satu perusahaan tambang di Muara Enim.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijo Utomo mengatakan, tersangka telah ditahan dengan barang bukti handphone dan laptop. Tersangka dikenakan Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE atau Pasal 207 KUHP. (Antara)



(ALB)