Polisi Ringkus Pengedar Upal di Asahan

Budi Warsito    •    Rabu, 21 Jun 2017 19:39 WIB
upal
Polisi Ringkus Pengedar Upal di Asahan
Kanit Jatanras Polres Asahan Ipda Khomeini Menunjukkan barang bukti uang palsu bersama dengan pelaku di Mapolres Asahan, Rabu 21 Juni 2017.

Metrotvnews.com, Kisaran: Seorang pengedar uang palsu (upal) diringkus Unit Jatanras, Satreskrim Polres Asahan, Selasa sore, 20 Juni 2017. Pelaku diketahui bernama Deni A Nasution, 35, warga Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Kanit Jatanras Polres Asahan Ipda Khomeini mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang merupakan korban di sebuah warung, Dusun 10, Desa Sukadame, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan.

Menurut Khomeini, pelaku ditangkap usai melancarkan aksinya dengan membelanjakan uang palsu pecahan Rp100 ribu di warung milik Tika. Disana, pelaku membeli air kemasan sebanyak dua buah. Saat itu, korban memberikan kembalian sebanyak Rp98 ribu dengan uang asli.

Korban yang curiga dengan uang pecahan Rp100 ribu yang dibelanjakan pelaku. Korban pun meminta suami untuk mengecek uang tersebut. Ternyata benar, uang pecahan Rp100 ribu tersebut ternyata palsu.

"Setelah membeli air mineral, pelaku pergi ke warung berikutnya milik Samiatun. Disitu ia bermaksud membeli rokok," ujar Khomieni.

Dari pengakuan tersangka, upal didapat dari rekannya uang kini diburu polisi atas nama Azhar alias Gozi. Polisi menyita barang bukti upal pecahan Rp100 ribu, sebanyak 6 lembar,‎ lalu uang asli hasil pembelian sejumlah Rp194 ribu dan ‎1 buah dompet.‎

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 36 (3) Uundang-undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang mata uang. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp50 miliar," tegasnya.
(ALB)