Polisi Temukan Paku Bertebaran di Jalan Akses Menuju Bandara Batam

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 05 Mar 2018 18:38 WIB
kecelakaan
Polisi Temukan Paku Bertebaran di Jalan Akses Menuju Bandara Batam
Polisi menyisiri salah satu jalan di Batam untuk menemukan paku dan potongan baja yang dapat mengganggu keselamatan pengendara, Senin, 5 Maret 2018, Medcom.id - Anwar Sadat Guna

Batam: Polisi mengumpulkan satu kilogram paku bertebaran di jalan di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin, 5 Maret 2018. Pencarian dilakukan selama tiga jam.

Petugas juga menemukan potongan baja. Paku dan baja menjadi penyebab kecelakaan serta ancaman tindak kejahatan di jalanan.

"Barang-barang itu ditemukan di Jalan Diponegoro, tepatnya di sepanjang jalan dekat hutan lindung Matakucing hingga menuju Simpang Basecamp Batuaji, Kota Batam," kata Wakasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo di Batam.

Lokasi kedua yaitu di sepanjang ruas Jalan Hang Tuah. Jalur tersebut menghubungkan akses dari Bandara Nang Hadim menuju Batubesar.

"Operasi penyisiran tebaran paku dan kawat ini kami lakukan setelah mendapatkan banyak laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan akibat kejadian tersebut," ujar Kartijo.

Ia mengungkapkan, di kawasan mata kucing jajaran Satlantas Polredta Barelang berhasil mengumpulkan hampir sekilo paku. Paku-paku yang ditemukan sudah banyak berkarat. Sedangkan di kawasan bandara dan sekitarnya polisi hanya menemukan beberapa gram paku.

"Operasi ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja. Kami akan rutin melakukan oparasi ini untuk menyisir ruas jalan lainnya untuk menghindari terjadinya tindak kejahatan jalanan," ungkapnya. 

Pihaknya akan memyelidiki lebih lanjut temuan sekilo paku yang ditebar di jalanan tersebut. Bukan tidak mungkin, kata dia, ada orang yang sengaja menebar paku tersebut. 

"Kami akan berkoordinasi dengan jajaran polsek setempat untuk menindaklanjuti temuan tersebut," ujarnya. 

Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji menambahkan, Polsek Sekupang berhasil mengamankan lima pelaku yang diduga kerap melakukan tindak kejahatan di sepanjang jalan Diponegoro atau kawasan hutan lindung Matakucing.

Kelima pelaku tersebut, yakni; WF, 14, AS 15, MR, 15, YH, 16, dan MS, 18. Seorang di antaranya warga Tanjungpinang.

"Selain menangkap kelimanya, kami juga berhasil menyita tiga unit sepeda motor di duga hasil kejahatan. Masing-masing, Honda CBR, Yamaha Vega, dan Honda Beat. Ketiga motor tidak dilengkapi surat atau dokumen yang sah," kata Oji.

Selain kelima pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor, diantaranya satu unit Honda CBR, satu unit Yamaha Vega dan satu unit Honda beat tampa dilengkapi dengan surat-surat.

Meski belum ditemukan adanya keterkaitan temuan paku dengan tindak kejahatan yang dilakukan kelima tersangka, namun polisi tetap akan menindaklanjuti kasus tersebut. 

"Kami akan telusuri. Bisa saja ini modus kedua yang dilakukan para tersangka untuk melakukan aksi jahat di jalan raya," pungkasnya. 



(RRN)