Kepala Satpol PP Kampar Terjaring OTT Saber Pungli

Anwar Sadat Guna    •    Jumat, 08 Dec 2017 18:41 WIB
korupsi
Kepala Satpol PP Kampar Terjaring OTT Saber Pungli
Ilustrasi.

Pekanbaru: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Kampar, Riau, MJ, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Kepolisian Daerah (Polda) Riau. MJ ditangkap terkait kasus pemotongan honor pengamanan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau tahun anggaran (TA) 2017.

"OTT terhadap pelaku berlangsung di Kantor Satpol PP Kabupaten Kampar, Kamis, 7 Desember 2017, sekitar pukul 14.00 WIB. Jumlah uang yang disita dalam kasus ini mencapai Rp285 juta," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat, 8 Desember 2017.

Selain menangkap MJ, Tim Saber Pungli Polda Riau yang dipimpin Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Dasmin Ginting juga menangkap AR, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), dan GS, bendahara di Kantor Satpol PP Kampar.

Guntur mengungkapkan penangkapan terhadap ketiganya berawal ketika Tim Subdit III Ditreskrimsus Polda Riau berangkat ke Bangkinang, Kabupaten Kampar, menindaklanjuti informasi dugaan pemotongan honor pengamanan Porprov di Kantor Satpol PP Kampar, Kamis, 7 Desember 2017.

Setibanya di lokasi sekira pukul 14.00 WIB, pendistribusian honor pengamanan di Kantor Satpol PP sedang berlangsung. Saat itu, kata Guntur, tim menemukan salah seorang anggota Satpol PP hanya mendapatkan honor pengamanan sebesar Rp850 ribu.

"Padahal, sesuai ketentuan, anggota Satpol PP itu harusnya mendapatkan honor Rp2,7 juta. Dari informasi tersebut, tim bersama anggota Satpol PP itu menuju ruang bendahara. Saat itu, pendistribusian uang sedang berlangsung," ungkap Guntur. 

Tim yang tiba di ruangan itu langsung menggeledah dan memeriksa pejabat terkait. Hasil penggeledahan, sambung Guntur, tim menyita uang hasil pemotongan honor pengamanan yang disimpan pelaku di dalam brankas. 

Jumlah uang yang disita mencapai ratusan juta rupiah. "Tiga orang yang diduga sebagai pelaku dalam kasus dugaan korupsi ini langsung diamankan. Mereka adalah Kasatpol PP, PPTK, dan bendahara pengeluaran," ujarnya. 

Guntur menambahkan ketiga pelaku berikut barang bukti dan para saksi dibawa ke Mapolres Kampar untuk pemeriksaan awal. Dan pada Jumat, 8 Desember 2017, sekira pukul 02.15 WIB, tiga pelaku dibawa ke Kantor Ditreskrimsus Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Saksi dalam kasus ini adalah IM, anggota Satpol PP. Barang bukti yang disita, uang Rp285 juta, DPA SKPD Satpol PP Kampar TA 2017, tanda terima/amprah honorarium Pam Porprov Riau TA 2017, Sprintgas Pam Porprov, Daftar kehadiran Anggota Satpol PP," pungkas Guntur. 



(ALB)