Perampok Spesialis Rumah Mewah Ditembak hingga Tewas

Farida Noris    •    Minggu, 20 Nov 2016 16:04 WIB
perampokan
Perampok Spesialis Rumah Mewah Ditembak hingga Tewas
Tempat kejadian perkara, Ant - Lukisatrio

Metrotvnews.com, Medan: Polisi menembak perampok spesialis rumah mewah hingga tewas di Medan, Sumatera Utara. Pelaku pernah merampok rumah seorang hakim Pengadilan Tinggi beberapa waktu lalu.

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Hendra Eko Triyulianto mengatakan polisi terpaksa menembak Marulam karena melawan. Polisi pun bertindak sesuai prosedur.

"Petugas sudah memberikan tembakan peringatan karena pelaku menyerang saat ditangkap," kata Kapolsek, Minggu (20/11/2016).

Kapolsek mengatakan tersangka merupakan buron Polrestabes Medan. Polisi mendapat informasi tersangka berada di Hotel Toba Cottage Belawan.

Polsek Helvetia Medan lalu mendatangi lokasi tersebut dini hari tadi. Polsek bersiap membekuk tersangka.

"Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku juga mencoba melarikan diri dengan menabrakkan mobilnya ke mobil polisi. Kemudian polisi berhasil menangkap tersangka. Tim langsung melakukan interogasi," jelasnya.

Namun tersangka kembali melawan. Ia melepaskan diri dari borgol dan menghantam pipi kiri Bripka Gomgom Sarwedi Simanjuntak. Kemudian pelaku kabur.

Lalu petugas memberikan tembakan peringatan. Tapi tersangka tak menggubris.

"Lalu polisi melakukan tebakan ke pelaku untuk melumpuhkan pelaku. Setelah itu polisi membawa tersangka ke RS Bhayangkara dan pelaku meninggal setelah tiba di rumah sakit," ungkap Kapolsek.

Selain itu, polisi mengamankan barang bukti antara lain rekaman CCTV, mobil berwarna hitam, satu unit Air Soft Gun warna Hitam jenis Barreta, delapan unit jam tangan, tas sandang hitam, topi biru dongker, uang Rp2,8 Juta, 11 lembar uang asing, 12 buah cincin.

"Setelah di koordinasikan dengan Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, ternyata tersangka terlibat berbagai aksi dalam beberapa TKP rumah mewah di Kota Medan dan sekitarnya" bebernya.

Pelaku bersama gerombolannya merampok di 15 tempat kejadian perkawa (TKP). Satu di antaranya rumah seorang hakim Pengadilan Tinggi Medan di Jalan Setia Budi Bunga Melur 5. Pelaku menggondol brankas berisi Rp30 juta dan perhiasan.


(RRN)