Mundur dari Bakal Calon, Zaini Djalil: Agar tak Terjadi Perdebatan

Nurul Fajri    •    Kamis, 22 Sep 2016 19:04 WIB
pilkada
Mundur dari Bakal Calon, Zaini Djalil: Agar tak Terjadi Perdebatan
Tarmizi Karim-Muksalmina konferensi pers di KIP Aceh, MTVN - Nurul Fajri

Metrotvnews.com, Banda Aceh: Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Aceh Partai NasDem Zaini Djalil mengaku tidak keberatan posisinya sebagai bakal calon wakil gubernur digantikan oleh T Maksalmina Ali dari Partai Golkar. Dirinya juga siap untuk memenangkan pasangan yang diusung oleh Partai NasDem tersebut.

Pergantian pendamping calon Tarmizi A Karim terjadi empat hari menjelang masa pendaftaran calon kandidat kepala daerah ke Komisi Independen Pemilihan (KIP). Zaini menganggap meskipun keputusan itu mendadak, pergantian paket pasangan tersebut merupakan dinamika yang bisa saja terjadi.

"Saya memilih mundur agar tidak terjadi perdebatan. Saya ingin memberikan yang terbaik di Aceh dan Partai NasDem bisa beri perubahan itu," ujar Zaini Djalil pada Metrotvnews.com, Kamis (22/9/2016).

Meskipun demikian, dirinya siap mendukung penuh pasangan Tarmizi Karim dan T Maksalmina yang maju sebagai kandidat dalam Pilkada 2017 nanti. Ia dan Partai NasDem akan mengupayakan kemenangan untuk pasangan calon tersebut.

Zaini menampik penggantian paket pasangan itu akan mengurangi dukungan. Sebaliknya, ia dapat menggalang dukungan untuk Tarmizi-Maksalmina.

"Saya tidak punya posisi untuk menilai itu, tapi jika pun ada itu tugas kami untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat bagi pasangan ini," sebut Zaini.

Sementara itu, calon gubernur Tarmizi A Karim yakin seluruh kader dan simpatisan Partai NasDem akan memberi dukungan penuh pada dirinya. Bahkan dia juga menilai dengan adanya pergantian pendampingnya tersebut, bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat. Karena T. Maksalmina bisa menjadi keterwakilan dari masyarakat pantai barat-selatan Aceh.

"Sehingga tidak ada lagi wilayah yang tidak terwakilkan," ungkapnya.


(RRN)