Kantor Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat di Medan Digeledah Polisi

Budi Warsito    •    Kamis, 06 Oct 2016 16:04 WIB
dwelling time
Kantor Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat di Medan Digeledah Polisi
Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Belawan, MI - Puji Santoso

Metrotvnews.com, Medan: Polisi menggeledah Kantor DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) di Medan, Sumatera Utara. Penggeledahan terkait kasus pungutan liar dwelling time di Pelabuhan Belawan.

Puluhan polisi mendatangi kantor berlantai dua yang berlokasi di Jalan Syekh Wahab Rokan Nomor 50, Medan, Kamis 6 Oktober. Kedatangan polisi dipimpin Kepala Tim Khusus Polda Sumut AKBP Sandy Sinurat.

"Ini mencari beberapa dokumen terkait proses bongkar muat di Belawan," kata Sandy di Kantor DPW APBMI.


(Polisi di depan kantor DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia di Medan, MTVN - Budi Warsito)

Sandy mengatakan penggerebekan dilakukan setelah Polda menetapkan dua tersangka dalam kasus pungutan liar dwelling time di Belawan. Kedua tersangka itu dianggap bertanggung jawab karena memperlambat proses bongkar muat di Belawan.

Sandy menegaskan penggeledahan penting untuk membongkar kasus tersebut. Selain Kantor DPW APBMI, polisi juga akan mendatangi beberapa lokasi.

"Masih ada beberapa lokasi lain yang akan kita datangi," ungkapnya.


(Suasana di depan Kantor DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia di Medan saat polisi menggeledah, MTVN - Budi Warsito)


Tiga hari lalu, Tim Khusus gabungan Mabes Polri dan Polda Sumut menangkap 2 orang. HPM dan P yang diduga menjadi aktor di balik lambatnya proses dwelling time di Belawan.

Baca: Ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Jadi Tersangka Dwelling Time

Waktu bongkar muat atau dwelling time di Pelabuhan Belawan menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Presiden menilai dwelling time di Belawan terbilang lama yaitu 6 sampai dengan 7 hari. Seharusnya, proses bongkar muat hanya memakan waktu paling lama 3 hari.

Lantaran itu, Presiden meminta Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengusut penyebab proses bongkar muat menjadi lebih lama. Menjawab permintaan Presiden, Polda Sumut dan Polri pun membekuk dua tersangka pungutan liar dwelling time di Belawan.


(RRN)