Cuaca Ekstrem Berpotensi Menerjang 21 Wilayah di Sumut

Farida Noris    •    Selasa, 28 Nov 2017 18:25 WIB
tanah longsor
Cuaca Ekstrem Berpotensi Menerjang 21 Wilayah di Sumut
Ilustrasi cuaca buruk. Foto: Antara/M Adimaja

Medan: Hujan deras disertai angin kencang di sejumlah wilayah di Sumatera Utara diperkirakan bakal terjadi hingga awal Desember 2017. Masyarakat diminta mewaspadai potensi bencana akibat cuaca ekstrem ini.

"Secara nasional memang ada beberapa daerah yang masih akan terus, tapi untuk Sumut diperkirakan Desember akan berakhir," kata Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Syahnan, Selasa, 28 November 2017.

Syahnan menyebutkan hujan sedang hingga deras disertai kilat atau petir berpotensi terjadi di 21 wilayah Sumut. Di antaranya Langkat, Labura, Labuhan Batu, Toba Samosir sekitarnya.

Hujan dapat meluas ke sebagian wilayah Binjai, Karo, Simalungun, Medan, Deli Serdang, Sergai, Samosir, Asahan, Batubara, Labusel, Humbahas, Taput, Palas, Paluta, Tapsel, Madina, Tapteng dan sekitarnya. Menurut Syahnan cuaca ekstrem ini disebabkan oleh gangguan cuaca di Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia Barat Sumatera yang membentuk belokan angin di Sumatera Utara.

"Hal ini meningkatkan pertumbuhan awan-awan konvektif di Sumatera Utara. Provinsi Sumatera Utara diprakirakan 2-3 hari ke depan hujan ringan hingga deras di seluruh wilayahnya, termasuk kota Medan," jelas Syahnan

Karena itu, terkait hujan yang terjadi terus menerus ini, BMKG mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan di kawasan aliran sungai dan bendungan, kawan rendah, serta daerah dataran tinggi.

"Potensi luapan air dan tanah longsor harus menjadi perhatian. Jadi kita harus selalu waspada, bisa juga terjadi pohon tumbang di pinggir jalan akibat longsor," pungkasnya.


(SUR)