TNI AL Bantah Prajuritnya Aniaya Anggota Polda Sumut

Budi Warsito    •    Kamis, 15 Jun 2017 16:56 WIB
perselisihan tni-polri
TNI AL Bantah Prajuritnya Aniaya Anggota Polda Sumut
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Rizal)

Metrotvnews.com, Medan: Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) I Belawan menyatakan prajuritnya tidak terlibat dalam pemukulan terhadap personel Dit Pam Obvit Polda Sumut, Brigadir Abdul Geofran Ahmad , di Jalan Veteran, Pasar 8 Desa Manunggal, ‎Medan. Hanya saja, saat peristiwa terjadi, ada anggota Lantamal I Belawan di lokasi kejadian.

‎"Yang bersangkutan dipukuli warga karena diteriaki sebagai maling. Kebetulan anggota kami itu ada di sana," ujar Kadispen Lantamal I Belawan Mayor Laut (KH) Sahala Sinaga, Kamis 15 Juni 2017.

Sahala menyatakan, pihaknya pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap ketiga prajuritnya. Bahkan, dirinya sudah menjenguk Geofran di rumah sakit.

Sahala mengaku telah menanyai Geofran. Menurutnya, Geofran menyatakan anggota TNI AL tidak ikut memukul. Lantas ditanyai lagi mengapa anggotanya disebut ikut memukul?

"Dia bilang karena anggota kita ada di sana dan korban mengenalnya," terang Sahala. Pihaknya masih memeriksa pelaku bernama Alex.

Penganiayaan terjadi di Jalan Veteran, Pasar 8 Desa Manunggal, ‎Medan, kemarin sore. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting menyebut Geofran dihentikan oleh dua temannya yang merupakan anggota TNI. Lalu, penganiayaan pun terjadi. (Baca: Anggota Polda Sumut jadi Korban Penganiayaan


(SAN)