Demo 4 November, Gubernur Sumut: Jaga Suasana Harmonis

Budi Warsito    •    Kamis, 03 Nov 2016 11:57 WIB
unjuk rasa
Demo 4 November, Gubernur Sumut: Jaga Suasana Harmonis
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (kiri) bersama Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung (tengah) dan Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (ketiga kanan) Foto: Antara/Septianda Perdana

Metrotvnews.com, Medan: Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengimbau masyarakat Sumut yang ikut dalam aksi untuk menyampaikan aspirasinya pada Jumat 4 November 2016 agar tak rusuh. Ia berharap aksi yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia ini dapat berlangsung tertib.

"Kasus penistaan agama jangan sampai terulang kembali. Kita harus tetap menjaga kebhinnekaan dalam bingkai NKRI,’’ ujar Tengku Erry usai nonton bareng program Mata Najwa MetroTV, Rabu malam (2/11/2016).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumut Tengku Erry menyebutkan Kapolri telah menjawab kasus calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap telah menistakan agama dengan melayangkan surat pemanggilan kepada yang bersangkutan untuk hadir pada Senin, 7 November 2016.

"Percayakan pada penegak hukum untuk menuntaskan kasus penistaan agama ini," kata Erry. 

Erry menambahkan demonstrasi adalah hak demokratis warga, tapi bukan hak memaksakan kehendak dan bukan hak untuk merusak. "Demo menyampaikan aspirasi sah-sah saja, namun kita juga bisa menjaga ketertiban umum," tutur Erry.

Khusus warga Sumut, ia berpesan agar tetap bergandengan tangan menjaga suasana yang kondusif, aman, damai, dan sejuk dengan penuh rasa persaudaraan. 

"Diharapkan para tokoh agama, tokoh masyarakat, pejabat sipil maupun militer dan seluruh komponen masyarakat dapat menyejukkan umat. Sumut sangat majemuk, beragam etnis dan semua agama ada. Kita harus bisa menjaga suasana yang harmonis ini," tandas Erry.

Dalam acara nonton bareng tersebut turut hadir Kabinda Sumut Brigjen TNI Sungkono, perwakilan Pangkosek Hanudnas III, Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, Danlanud Soewondo, Kapolrestabes Medan Kombes Mardiaz Kusin, Dandim 0201/BS dan pejabat TNI/Polri lainnya.

Dalam program Mata Nazwa yang membahas aksi demo 4 Nopember itu , hadir sebagai narasumber Panglima TNI Jend Gatot Nurmantyo, Kapolri Jend Tito Karnavian, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua MUI Maruf Amin, Ketua PB NU Said Aqil Siradj, Sekum Muhammadiyah Abdul Mu’ti dan Yenny Wahid.

 


(UWA)