Kapolda Aceh Perintahkan Usut Pembakar Mapolsek Bendahara

Amiruddin Abdullah Reubee    •    Senin, 29 Oct 2018 18:34 WIB
penyerangan
Kapolda Aceh Perintahkan Usut Pembakar Mapolsek Bendahara
ilustrasi Medcom.id

Banda Aceh: Kapolda Aceh, Irjen Rio S Djambak, memerintah jajarannya untuk mengusut dalang, provokator dan pelaku pembakaran kantor Polsek Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang yang terjadi pada Selasa 23 Oktober awal pekan lalu. 

Rio telah membentuk tim khusus gabungan personel Polres Aceh Tamiang dan Polda Aceh guna melakukan penyelidikan kasus kerusuhan massa saat itu.

Sebelumnya, aksi pembakaran kantor Polsek Bendahara dilakukan massa setelah kematian seorang terduga kasus narkoban bernama Mahyar bin Usman, 31, yang ditangkap personel Polisi setempat.

Baca: Polsek Bendahara Aceh Dirusak Massa

Kapolda mengimbau segala persoalan harus diselesaikan dengan musyawarah dan bukan secara kekerasan. Apalagi menghakimi sendiri seperti melakukan pembakaran kantor.

Karena Kantor Polsek merupakan tempat pengaduan dan melayani masyarakakat. Perusakan atau pembakaran Kantor polsek termasuk tindakan kriminal. Apalagi itu merupakan aset milik negara yang seharusnya dipelihara.

Terkait kasus memalukan itu, tim khusus bentukan Polda Aceh, telah memeriksa enam personel polisi termasuk mantan Kapolsek Bendahara yang menjabat saat itu berinisial Ipda IW. Mereka ditenggarai mengetahui penyebab kematian Ahyar. Bahkaan disebut-sebut mereka yang menangkap dan piket saat kejadian itu. 

"Ada enam orang personel termasuk Kapolsek sebelumnya, mereka diperiksa oleh tim bentukan Kapolda untuk mencari tahu apakah melanggar disiplin, kode etik atau bentuk pidana umum" kata Misbahul Munauwar. 


(ALB)