Kejati Sumut Terima Berkas Ramadhan Pohan dan Savita

Farida Noris    •    Minggu, 23 Oct 2016 19:58 WIB
penipuan
Kejati Sumut Terima Berkas Ramadhan Pohan dan Savita
Politikus Partai Demokrat Ramadhan Pohan dikawal penyidik Polda Sumut saat diperiksa terkait kasus penipuan uang Rp4,5 miliar, Ant - Irsan Mulyadi

Metrotvnews.com, Medan: Kasus dugaan penggelapan dan penipuan senilai Rp4,5 miliar yang menjerat Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi Sumut telah menerima pelimpahan berkas perkara itu dari Polda Sumut.

"Setelah di cek di register, bidang Pidum Kejati Sumut telah menerima kembali berkas Ramadhan Pohan. Untuk berkas Savita Panjaitan baru pertama ini diterima. Sebelumnya baru SPDP yang diserahkan pihak Polda Sumut," kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Bobbi Sandri, Minggu (23/10/2016)

Menurut Bobbi, berkas perkara Ramadhan Pohan sebelumnya sempat dikembalikan jaksa karena berkas perkara belum lengkap (P19). Karena itu, jaksa akan memeriksa berkas-berkas yang dikirim penyidik Polda Sumut itu. Apabila penyidik belum melengkapi petunjuk, maka berkas dikembalikan.

"Jaksa akan memeriksa petunjuk di berkas itu. Nantinya bila ada kekurangan, maka jaksa di Pidum akan mengembalikan lagi apabila belum memenuhi petunjuk. Demikian juga untuk berkas Savita Panjaitan akan diteliti," ucapnya.

Setelah itu, kata Bobbi, jaksa dapat menentukan sikap apakah meneruskan perkara ke tahap penuntutan karena berkas dinyatakan lengkap (P21) atau mengembalikan berkas ke penyidik dengan catatan (P19).

"Berdasarkan KUHAP, jaksa diberi waktu meneliti berkas perkara selama 14 hari, setelah itu baru ditentukan," pungkasnya.

Dalam kasus ini, Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan dilaporkan oleh LHH Sianipar ke Polda Sumut pada 13 Maret 2016 lalu atas dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp4,5 Miliar. Seiring perkembangan penyidikan, keduanya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak ditahan oleh penyidik Polda Sumut.



(RRN)