Pasangan Surfenov-Parlindungan Ajukan PK

Budi Warsito    •    Selasa, 18 Oct 2016 09:10 WIB
pilkada
Pasangan Surfenov-Parlindungan Ajukan PK
Ahmad Sukri Hasibuan (kanan), kuasa hukum pasangan Surfenov-Parlindungan. (Foto: MTVN/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Sengketa Pilkada Pematangsiantar kembali berlanjut. Pasangan Surfenov Sirait-Parlindungan Sinaga mengajukan Peninjauan Kembali (PK) setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi KPUD Pematangsiantar.

Pengajuan PK dilakukan lantaran keputusan MA mengabulkan kasasi KPUD Pematangsiantar dinilai keliru.

"Awalnya ini kan putusan DKPP yang memberikan sanksi pada penyelenggara. Menurut kami, pemberian sanksi terhadap penyelenggara yakni Panwaslu Pematangsiantar tidak serta merta menganulir keputusan yang terdahulu. Kami menilai, DKPP disini melampaui kewenangan mereka menganulir keikutsertaan Surfenov-Parlindungan Sinaga," kata Ahmad Sukri Hasibuan, kuasa hukum pasangan Surfenov-Parlindungan, Senin (17/10/2016).

Selain mengajukan PK, mereka juga akan menyurati KPU Sumatera Utara (Sumut) dan KPUD Kota Pematangsiantar agar melakukan penundaan tahapan Pilkada setelah munculnya putusan MA tersebut.

"Kita meminta agar Pilkada ditunda. Paling hanya 4 bulan ini sudah putus. Karena akan jadi persoalan nantinya. Ini akan berimbas pada penggunaan anggaran. Kan harus hati-hati menggunakan anggaran negara," jelasnya.

Terpisah, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan pihaknya belum menerima salinan dari adanya upaya hukum PK yang diajukan oleh Surfenov. Mulia memastikan tetap melaksanakan tahapan Pilkada Kota Pematangsiantar pasca-keluarnya putusan MA tersebut. Dalam pelaksanaan tahapan selanjutnya, pihaknya juga sudah dikoordinasikan dengan KPU RI.

"KPU RI sudah memberikan petunjuk bahwa tahapan Pilkada Siantar akan dilanjutkan dengan 4 orang calon minus pasangan Surfenov-Parlindungan Sinaga. Kita merencanakan pelaksanaan pilkadanya 16 November 2016," ujar Mulia.

"Kalau sudah kami terima nantinya, tentu akan kami plenokan lagi dan kita minta petunjuk KPU RI," tandasnya.


(MEL)