KRI Bima Suci Tiba di Sabang

Antara    •    Selasa, 28 Nov 2017 11:19 WIB
maritim dan kelautan
KRI Bima Suci Tiba di Sabang
Kapal layar tiang tinggi TNI AL, KRI Bima Suci, memulai pelayaran menuju Sabang, Aceh, untuk berpartisipasi pada Sail Sabang 2017. Foto: ANTARA/Ade P Marboen

Sabang: Kapal layar tiang tinggi latih TNI AL, KRI Bima Suci, tiba di Sabang. Kedatangan penerus kapal legenda KRI Dewa Ruci di pulau paling ujung barat Indonesia ini dalam rangka memeriahkan Sail Sabang 2017.

KRI Bima Suci tiba di Teluk Sabang, Provinsi Aceh sekitar Selasa, 28 November 2017, pukul 06.00 WIB. Sebelum sandar di Pelabuhan CT-3 Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) suara gemuruh drumband terdengar dengan jelas dari atas geladak KRI Bima Suci.

Sementara itu, di Pelabuhan CT-3 BPKS, Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Kycki Salvadhie bersama sejumlah perwira, Asisten II Pemerintah Kota Sabang Kamaruddin dan jajaran pimpinan daerah lain, menyambut langsung kedatangan kapal layar tiang tinggi TNI-AL itu.

Di Pelabuhan CT-3 BPKS itu juga, puluhan personel Lanal Sabang ikut memainkan drumband penyambutan KRI Bima Suci. Sekitar pukul 08.50 WIB, KRI Bima Suci sandar dengan mulus di dok.

Komandan Kapal KRI Bima Suci Letkol Widiyatmoko Baruno Aji bersama seorang taruni turun dari kapal disambut Duta Wisata Sabang (Cut Abang dan Cut Adek), dikalungi bunga dan disuguhi tarian ranub lampuan "sirih dalam bati" sebagai bentuk "peumulia jame" atau memuliakan tamu.

"Selamat datang KRI Bima Suci dan selama Sail Sabang KRI Bima Suci 'open ship' bagi semua masyarakat yang ingin menyaksikan langsung dan dipersilakan secara terbuka naik ke atas kapal," kata Danlanal Sabang di Pelabuhan CT-3 BPKS Kycki Salvadhie.


Taruna AAL tingkat III angkatan 64 menarik tali layar saat dilaksanakan kegiatan peran layar KRI Bima Suci, ketika berlayar menuju Sabang, di kawasan Samudera Hindia. Foto: Antara/Zabur Karuru

Komandan Lanal Sabang itu kemudian naik ke atas KRI Bima Suci dan geladak kapal. Ia berpesan kepada para taruna untuk membuka diri dengan masyarakat maupun pengunjung yang naik ke atas kapal.

"Semua taruna harus bersikap ramah dengan semua pengunjung dan selama Sail Sabang, selain Bima Suci sejumlah KRI lainnya juga 'open ship'," katanya di atas geladak kapal dan disambut sahutan gemuruh para taruna dengan ucapan "Siap!".

Komandan Kapal KRI Bima Suci Letkol Widiyatmoko Baruno Aji mengatakan selama pelayaran dari Spanyol sampai Jakarta, dan kembali berlayar ke Sabang, Provinsi Aceh cuaca di laut bersahabat. Pihaknya tiba di pulau terluar Indonesia itu sesuai dengan target.

"Cuacanya bagus dan yang ikut dalam pelayaran ini semua ada 94 taruna, 13 di antaranya taruni, kemudian pendampingnya tujuh personel," kata Widiyatmoko di atas geladak KRI Bima Suci.

Masyarakat pulau terluar paling ujung barat Indonesia serta wisatawan domestik juga terlihat antusias menyambut kedatangan KRI Bima Suci.

Begitu mendapat izin naik ke atas kapal tersebut, warga pun berbondong-bondong memenuhi geladak kapal yang dibuat di Vigo, Spanyol, 2017.

KRI Bima Suci akan


(SUR)