Batam Kekurangan Tinta untuk Rekam e-KTP

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 30 Aug 2016 21:21 WIB
e-ktp
Batam Kekurangan Tinta untuk Rekam e-KTP
Ilustrasi. Foto: Antara/Irwansyah Putra

Metrotvnews.com, Batam: Sebanyak 19 ribu warga Batam hingga saat ini belum merekam kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Mardanis, mengatakan berbagai upaya terus dilakukan. 

"Jumlah ini terbilang masih banyak. Kita jemput bola dengan menerjunkan mobil keliling untuk memudahkan warga melakukan perekaman," kata Mardanis kepada Metrotvnews.com, Selasa (30/8/2016).

Selain di mobil keliling, warga juga bisa merekam e-KTP di kantor kecamatan setempat. Cukup menunjukkan fotokopi kartu keluarga (KK), maka petugas langsung memprosesnya dengan mengecek data NIK di database kependudukan. 

"Bila data warga tersebut ada, maka kami langsung memprosesnya. Semua data warga akan kita kumpulkan lalu kita cetak secara massal. Jika data warga tak ada dalam database, maka kami tak berani merekam," jelasnya. 

Saat ini, ungkap Mardanis, ada sebanyak 700 ribu warga Batam wajib ber-KTP. Sebanyak 680 ribu orang lebih telah merekam dan banyak di antaranya sudah memiliki e-KTP. Pihaknya menyerukan warga yang belum merekam agar segera mengurusnya sebelum 30 September 2016 sesuai tenggal pemerintah pusat.

"Warga yang tidak melakukan perekaman, datanya akan kita nonaktifkan. Mereka terancam tidak bisa mengurus sejumlah fasilitas seperti kartu BPJS, rekening bank, maupun dokumen atau persuratan lain," ujarnya.

Kabag Humas Pemprov Kepri Zulkifli mengatakan beberapa daerah di Kepri masih mengalami kendala merekam e-KTP. Selain kurangnya blangko, beberapa daerah juga kehabisan tinta. Salah satunya di Kota Tanjungpinang.

"Tinta ini sangat dibutuhkan untuk mencetak e-KTP. Satu tinta bisa mencetak hingga 500 e-KTP. Kami sudah ajukan pengadaannya ke Kemendagri agar bisa segera diproses. Mudah-mudahan segera turun dan kami bisa menyelesaikan pencetakannya," kata Zulkifli.

 


(UWA)