Jarisman Ditembak dan Dikeroyok Hingga Tewas

ant    •    Rabu, 06 Feb 2019 13:04 WIB
kekerasan fisik
Jarisman Ditembak dan Dikeroyok Hingga Tewas
ilustrasi Medcom.id

Medan: Polrestabes Medan hingga kini masih menunggu hasil visum Jarisman Saragih, korban yang tewas akibat dikeroyok sekelompok pemuda di Jalan Cemara, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara Sabtu 2 Februari 2019.

"Untuk kematian korban tunggu visum, karena ada tujuh butir peluru yang bersarang di dalam perut korban," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto,di Mapolrestabes Medan, Selasa, 5 Februari 2019. 

Baca: Polisi Tangkap Empat Pengeroyok Anggota IPK Medan

Empat dari 10 penggeroyokan itu, menurut dia, telah ditangkap personel Polrestabes Medan. "Jadi, ada enam pelaku lagi masih dicari dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO)," ujar Dadang.

Ia menyebutkan, keempat pelaku yang ditangkap yakni, DP, 39, RS, 25, MP, 23, dan DI, 20. Satu pelaku berinisial DP, ditembak kedua kakinya karena melawan dan membahayakan petugas.

"Keempat pelaku dijerat melanggar Pasal 338 subsider Pasal 440 subsider Pasal 170 KUH Pidana dengan ancaman hukuman seumur hidup," kata Dadang. 

Sebelum kejadian, Jarisman Saragih baru selesai mengikuti pelantikan PAC IPK Kecamatan Medan Timur dan PAC IPK Medan Perjuangan di Lapangan Sepak Bola Gajah Mada Medan, Sabtu 2 Februari 2019.

Sekitar pukul 16.00 WIB, korban pulang menggunakan sepeda motor dari Jalan Krakatau menuju Jalan Cemara tujuan Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli.

Namun setibanya di Jalan Haji Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, korbab dihadang puluhan  orang tidak dikenal. Selanjutnya, korban dikeroyok dan akhirnya meninggal dunia di tempat. 

Sementara, rekan-rekan korban berhasil kabur dan menyelamatkan diri. Mengetahui korban tewas, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.



(ALB)