Status Bandara Internasional Belitung Terancam Dialihkan

Rendy Ferdiansyah    •    Senin, 31 Jul 2017 12:06 WIB
bandara
Status Bandara Internasional Belitung Terancam Dialihkan
Keindahan Pulau Lengkuas, di Kabupaten Belitung, MI - Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Pangkalpinang: Bandara Hanandjoeddin Belitung, Provinsi Bangka Belitung, belum menerima penerbangan dari luar negeri setelah berstatus sebagai bandara internasional. Sehingga status tersebut terancam dicabut.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, Bandara Hanandjoeddin Belitung berstatus bandara internasional sejak 22 Desember 2016. Saat bertemu Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi, Gubernur diminta untuk segera melaksanakan penerbangan internasional.

"Memang ada laporan atau berita status bandara internasional Hanandjoeddin itu mau dialihkan ke Lampung. Karena Lampung sudah banyak turisnya," kata Erzaldi di Pangkalpinang.

Erzaldi pun meminta waktu agar dapat menarik maskapai internasional dalam waktu dekat Bila tak bisa memenuhi, maka status bandara internasional dialihkan ke provinsi lain.

"Saya minta maaf sama Pak Menteri karena baru dua bulan menjabat. Keputusan bandara internasional sebelum saya menjadi gubernur," lanjut Erzaldi.

Menurut Erzaldi, beberapa provinsi mengajukan bandara berstatus internasional seperti Jambi, Riau, Lampung, dan Bengkulu. Empat provinsi itu juga tengah menggenjot bisnis melalui sektor pariwisata. 

Saat ini, lanjut Erzaldi, pemerintah provinsi tengah berusaha bekerja sama dengan maskapai dari Tiongkok. Tapi, Erzaldi harus memastikan maskapai tidak mengalami rugi.

"Ada juga menawarkan charter pesawat dengan subisidi ditanggung provinsi dan kabupaten. Tapi kalau ini agak lah, berat karena kita juga sedang butuh duit," ulas dia.

Erzaldi juga meminta kepala daerah dan pengusaha di Belitung lebih aktif mempromosikan potensi di kabupaten tersebut. Sehingga, banyaj turis yang berkunjung ke Negara Laskar Pelangi.

Pulau Belitung dikenal karena kandungan timah putihnya. Pantai dan pulau-pulau kecil berjejer. Pasir putih dan bebatuan granit tak hanya indah dipandang. Tapi, itu menandakan kekayaan batu kuarsa sebagai bahan dasar pembuat kaca.

Terumbu karang pun masih alami. Bagi penggemar olahraga selam dan snorkeling, hamparan terumbu karang di perairan dangkal membuat mereka betah berlama-lama di bawah air.


(RRN)