Dua Polisi Pemilik 1.000 Ekstasi Divonis 10 Tahun Bui

Farida Noris    •    Rabu, 19 Apr 2017 19:07 WIB
kasus narkoba
Dua Polisi Pemilik 1.000 Ekstasi Divonis 10 Tahun Bui
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/M Rizal)

Metrotvnews.com, Medan: Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman selama 10 tahun penjara terhadap Aipda Abdul Kholik. Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polda Sumut ini terbukti bersalah memiliki dan mengedarkan 1.000 butir pil ekstasi di Kota Medan.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama 10 tahun penjara, denda sebesar Rp1 miliar. Dengan ketentuan jika tak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 2 bulan," ucap majelis hakim yang diketuai Gosen Butarbutar di Pengadilan Negeri Medan, Rabu, 19 April 2017.

Dalam kasus yang sama, majelis hakim juga menghukum rekan dari Aipda Abdul Kholik, yakni Aiptu Mansyur personel Polres Padang Sidempuan selama 10 tahun dan 1 bulan penjara serta denda sebesar Rp1 miliar subsider 2 bulan.

Hakim menyatakan kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah memiliki dan menguasai narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 1.000 butir. Keduanya melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Putusan ini lebih rendah dari tuntutan JPU, yakni 15 tahun penjara dengan denda masing-masing Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Menyikap vonis ini, JPU Randi Tambunan menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama juga disampaikan kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya.

Dalam kasus ini, kedua terdakwa terbukti memiliki dan mengedarkan 1.000 butir pil ekstasi. Keduanya ditangkap oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut pada Maret 2016. 

Awalnya tim BNN Sumut menangkap Aiptu Mansyur di Jalan Garuda IV Perumnas Mandala, Percut Seituan. Saat itu, Mansyur ditangkap bersama adiknya bernama Sulaiman dengan barang bukti 1.000 butir pil ekstasi. Pengembangan dilakukan, BNN lantas menciduk Aipda Abdul Kholik.


(SAN)