Kamar Mewah Napi Narkoba di Lapas Banda Aceh

Ferdian Ananda    •    Jumat, 05 Jan 2018 17:01 WIB
kerusuhan penjara
Kamar Mewah Napi Narkoba di Lapas Banda Aceh
Aparat Kepolisian bersenjata laras panjang mengamankan seorang napi yang diduga sebagai otak kerusuhan yang berlanjut pembakaran ruangan di Lembaga Kelas II A Banda Aceh, di Banda Aceh, Kamis (4/1). Kerusuhan yang berlanjut pembakaran di Lapas yang dihuni

Banda Aceh: Salah seorang napi kasus narkoba berinisial GN yang juga dalang kerusuhan di Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Banda Aceh, ternyata menempati sel tahanan dengan fasilitas mewah. Hasil penggeledahan, sel tahanan GN dilengkapi LCD tv, AC, tempat tidur jenis spring bed, serta fasilitas kamar mandi mewah.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin, mengatakan, dari kamar tersebut GN melancarkan bisnisnya dibantu oknum sipir yang ikut dalam akses peredaran Narkotika di dalam lapas.

"Kamar tahanan dilengkapi dengan fasilitas mewah tersebut. Ditemukan saat pemeriksaan kamar tahanan yang dilakukan petugas paska kerusuhan kemarin. Persis kelas VIP, nomor kamar saja number one," kata Saladin.

Baca: Polisi Tangkap 7 Provokator Kerusuhan Lapas Banda Aceh

Sementara itu, Kalapas LP Kelas II A Banda Aceh, Endang Lintang mengatakan, ia tidak mengetahui jika selama ini ada kamar mewah yang ditempati oleh GN. Pasalnya ia baru menjabat sebagai Kalapas selama dua bulan.

"Saya tidak tahu dan tidak dapat informasi sama sekali soal itu dan saya juga tidak tahu dari mana barang-barang mewah seperti tv itu bisa masuk. Saya di sini terhitung dua bulan efektif itupun sering ke Jakarta," terangnya.

Endang juga mengaku belum mengetahui berapa jumlah keberadaan kamar mewah yang di LP kelas II A Banda Aceh itu. "Cuma satu kamar yang ditemukan milik GN, sudah berapa lama saya juga tidak tahu," sebutnya.

Pihaknya bersama dengan Polresta Banda Aceh akan menindaklanjuti terkait temuan itu. Bahkan, akan memeriksa setiap tahanan dan petugas lapas untuk dimintai keterangan terkait temuan Narkotika hingga keberadaan kamar mewah.

"Kami akan periksa semuanya, siapa saja yang terlibat akan ditidak tegas secara hukum," pungkasnya.





(ALB)