Dua Pengurus Koperasi di Belawan Jadi Tersangka Pungli

Budi Warsito    •    Rabu, 02 Nov 2016 09:46 WIB
pungutan liar
Dua Pengurus Koperasi di Belawan Jadi Tersangka Pungli
Kantor Koperasi TKBM Upaya Karya di Jalan Minyak Nomor 1, Belawan, MTVN - Budi Warsio

Metrotvnews,com, Medan: Polda Sumatera Utara menetapkan dua tersangka terkait kasus pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Belawan Medan. Penetapan tersangka dilakukan setelah pemeriksaan terhadap 28 orang terkait kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan dua tersangka merupakan pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Upaya Karya. Beberapa hari lalu, Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungli menggerebek kantor koperasi.

"Kedua tersangka Sekretaris Primkop TKBM Upaya Karya SBM dan Bendahara Primkop TKBM Upaya Karya FHS," ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Selasa (1/11/2016) malam. 

Rina menjelaskan, modus pungli yaitu pengurus koperasi meminta sejumlah uang dari Perusahaan Bongkar Muat (PBM). Uang itu bertujuan membayar biaya bongkar muat.

"PBM diharuskan membayar sejumlah uang sebagai biaya bongkar muat terhadap pekerjaan yang tidak dilakukan oleh buruh, dimana biaya tersebut tidak sesuai dengan peraturan Keputusan Menteri Perhubungan dan Instruksi Presiden (no service no pay)," terangnya. 

Dalam operasi tangkap tangan, Satgas menemukan uang Rp392,9 juta, nota pembayaran panjar 75 persen, surat perintah kerja, dokumen legalitas perusahaan, nota tagihan Primkop, kuitansi pelunasan, AD/ART koperasi, LPJ Koperasi TA.2013-2016, dan laporan pengeluaran koperasi. 

Untuk mengetahui aliran dana kasus dugaan pungli ini, Polda Sumatera Utara (Sumut) melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). 



(RRN)