Tim Saber Pungli Sita Rp37 Juta Pungli di ASDP Batam

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 20 Apr 2017 17:11 WIB
pungli
Tim Saber Pungli Sita Rp37 Juta Pungli di ASDP Batam
Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian (tengah) menunjukkan barang bukti pungli dua tersangka di Pelabuhan ASDP Batam.

Metrotvnews.com, Batam: Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polresta Barelang menyita uang tunai Rp37 juta dari operasi tangkap tangan (OTT) dua pegawai Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) yang melakukan pungli di Pelabuhan roll on-roll off (ro-ro), Telaga Punggur, Batam.   

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, penangkapan dilakukan saat dua oknum pegawai ASDP, yakni RFM alias P dan DA alias A melakukan pungli terhadap sopir truk angkutan barang di loket ASDP pelabuhan.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka P ketika memungut tarif jasa angkutan barang di luar ketentuan. "Tarif jasa angkutan barang yang seharusnya level lima, tetapi tersangka meminta tarif angkutan barang di atas level tersebut," ungkap Sam di Polresta Barelang, Kamis, 20 April 2017. 

Dari penangkapan tersangka P, tambah Kapolda, Tim Saber Pungli Polresta Barelang melakukan pengembangan. Dalam kasus ini, tersangka P ternyata tidak bekerja sendiri. Seorang atasannya, yakni DA, yang bertindak sebagai supervisor di Pelabuhan ASDP juga ditangkap. 

"Dia (DA) ini diduga ikut terlibat dalam kasus pungli tarif jasa angkutan barang di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Hasil penyelidikan di lapangan, tim menyita uang sebesar Rp37 juta diduga hasil pungli," ungkapnya.  

Sam menuturkan, pungli yang dilakukan kedua tersangka sudah berlangsung lama. Mereka memungut biaya terkait penjualan tiket tarif angkutan barang bagi truk-truk yang mengangkut barang di luar ketentuan.

"Umumnya targetnya adalah truk-truk yang mengangkut barang tujuan luar pulau Batam, yakni tanjungbalai Karimun dan Pulau Bintan," kata Sam. 

Diberitakan sebelumnya, Tim Saber Pungli Polresta Barelang menangkap dua orang oknum pegawai ASDP Telaga Punggur, Batam, Rabu, 19 April 2017, sekira pukul 13.00 WIB. 

Operasi tangkap tangan terhadap kedua oknum pegawai ASDP itu berlangsung saat pelaku melakukan pungli tarif truk angkutan barang di pelabuhan ro-ro dengan rute Batam-Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri. 

Oknum pegawai ASDP tersebut sengaja menaikkan tarif jasa angkutan barang di luar ketentuan. Kalau tidak bersedia membayar sesuai permintaan oknum pegawai ASDP itu, pengemudi truk tidak akan diberikan nomor antrean. 


(ALB)