BMKG Kesulitan Deteksi Dentuman di Batam

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 10 Jul 2018 19:27 WIB
fenomena alam
BMKG Kesulitan Deteksi Dentuman di Batam
ilustrasi. (Medcom.id)

Batam: Hasil pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, sensor seismik BMKG di Tanjungpandan, Belitung, mencatat getaran keras yang terjadi di Batam, Selasa, 10 Juli 2018. BMKG Hang Nadim, Batam, mendapat catatan getaran setelah berkoordinasi dengan Bidang Geofisika BMKG Jakarta tak lama setelah dentuman terjadi.

"Getaran tersebut tercatat di sensor seismik BMKG di Tanjungpandan. Namun sinyal seismiknya banyak noise sehingga agak sulit memastikan sumbernya, apakah itu gempa, ledakan, atau sumber lain," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam, Suratman, Selasa, 10 Juli 2018.

Dia menambahkan, hingga kini BMKG masih belum bisa menentukan lokasi titik dentuman karena hanya satu sensor seismik BMKG yang mencatat.

"Demikian kesimpulan sementara setelah kami berkonsultasi dengan Bidang Geofisika BMKG Jakarta," ujarnya.   

Terkait dengan dentuman dan getaran yang dirasakan warga Batam di sejumlah wilayah, BMKG Batam akan mendatangkan tim teknis dari BMKG Pusat ke Batam.

"Nantinya tim teknis ini akan mengadakan penelitian lebih lanjut tentang kejadian ini supaya tidak menimbulkan keresahan dan kecemasan masyarakat Batam," ujarnya.

Baca: Dentuman Keras Kejutkan Warga Batam


(LDS)