Profesionalisme Personel Jadi PR Besar Polri

Alwi Alim    •    Kamis, 20 Apr 2017 19:06 WIB
penembakan di lubuklinggau
Profesionalisme Personel Jadi PR Besar Polri
Ilustrasi Polri, Ant

Metrotvnew.com, Palembang: Penembakan yang terjadi di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, tak sesuai dengan prosedur. Kejadian itu menjadi pekerjaan rumah (PR) besar kepolisian untuk 'membasmi' aparat 'bandel.

Demikian disampaikan pengamat Hukum dari Universitas Unsri (Unsri) Sumsel, Dr Febrian. Ia mengatakan polisi tak perlu melepaskan tembakan pada pelanggar lalu lintas. Polisi cukup menhentikan kendaraan dan melakukan tindakan langgar (tilang).

“Tindakan itu seharusnya berdasarkan prosedur, jika tidak sesuai maka inilah yang terjadi,” katanya saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis, 20 April 2017.

Dari kasus ini, sambung Febrian, patut dipertanyakan profesionalisme dalam penanganan lalu lintas dari pelaku penembakan yakni Brigadir K. Selain itu, sebagai pengamat hukum dirinya protes keras atas tindakan yang dilakukan Brigadir K.

“Ini harus diusut tuntas, dengan begitu aparat benar-benar mematuhi setiap prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya hukuman yang patut diberikan kepada Brigadir K yakni pemecatan serta pidana. “Ini menghilangkan nyawa orang jadi bisa dipidana kalau memang terbukti salah,” tandasnya. (Alwi Alim)



(RRN)