4 Prajurit TNI Tewas dalam Latihan di Natuna

Renatha Swasty    •    Rabu, 17 May 2017 20:44 WIB
4 Prajurit TNI Tewas dalam Latihan di Natuna
Korban saat dievakuasi ke RSUD Natuna --Foto: Istimewa--

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak empat prajurit TNI dan delapan lainnya luka-luka dalam latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Keempatnya tewas usai Meriam Giant Bow mengalami gangguan dan melepaskan tembakan tak terkendali.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh menyebut insiden terjadi pada Rabu, 17 Mei 2017 sekira pukul 11.21 WIB. Saat itu, tengah berlangsung latihan pendahuluan PPRC TNI.

Dalam latihan itu, salah satu pucuk Meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/K yang sedang melakukan penembakan mengalami gangguan pada peralatan pembatas elevasi.

"Sehingga tidak dapat dikendalikan dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan prajurit lainya mengalami luka-luka karena terkena tembakan," kata Denny pada Metrotvnews.com, Rabu 17 Mei 2017.

Denny melanjutkan saat ini korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Pihak TNI juga langsung melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui kejadian itu.
(REN)