8 Orang Meninggal Saat Arus Mudik dan Balik di Sumsel

Alwi Alim    •    Rabu, 05 Jul 2017 15:08 WIB
mudik lebaran 2017
8 Orang Meninggal Saat Arus Mudik dan Balik di Sumsel
Dirlantas Polda Sumsel saat menerangkan arus lalu lintas di RTMC Polda Sumsel. --MTVN/Alim--

Metrotvnews.com, Palembang: Sebanyak delapan orang meninggal saat arus mudik dan balik lebaran Idulfitri 1438 Hijriah di Sumatera Selatan. Mereka meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. 

Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Raden Slamet Santoso mengatakan, kecelakaan lalu lintas di Sumsel menurun 10 persen dibandingkan tahun lalu. 2016 lalu, kecelakaan lalu lintas sebanyak 31 kejadian sedangkan tahun 2017 ini hanya 28 kejadian.

"Delapan diantaranya korban meninggal," kata Raden di Regional Traffic Management Center Dirlantas Polda Sumsel, Rabu, 5 Juli 2017.

Raden menjelaskan, selain korban meninggal, ada juga korban luka berat sebanyak 18 orang dan korban luka ringan sebanyak 26 orang. Sementara untuk kerugian materiil Rp140 juta.

“Dominasi kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas yakni kendaraan roda dua, sedangkan untuk usia didominasi pada usia 20 tahun sampai 30 tahun,” terangnya.

Slamet menerangkan, penyebab terjadinya kecelakaan dikarenakan pemudik yang ingin menyalip kendaraan didepannya. Tapi, kendaraaan tak dapat dikendalikan dan berakibat kecelakaan.

Untuk daerah yang paling banyak terjadinya laka lantas pada arus mudik dan balik yakni daerah Ogan Komering Ulu, Musi Banyuasin, dan Palembang. Untuk laka lantas yang disebabkan jalan rusak, sampai saat ini dirinya belum menerima laporan tersebut. Artinya kondisi jalan sudah membaik.

Untuk arus mudik, Polda Sumsel mencatat 13.756 pemudik berangkat menggunakan bus. Sedangkan untuk yang tiba di Sumsel yakni sebanyak 15.286 pemudik. 

Kemudian untuk ASDP, jumlah pemudik yang berangkat sebanyak 5.642 pemudik sedangkan untuk jumlah yang tiba di Sumsel sebanyak 8.549 pemudik.

Kemudian untuk kereta api, jumlah yang berangkat sebanyak 39.586 pemudik sedangkan yang tiba di Sumsel sebanyak 44.115 pemudik. Kemudian, untuk angkutan laut, jumlah yang berangkat sebanyak 1.463 pemudik sedangkan yang tiba di Sumsel sebanyak 1.508 pemudik. 

Terakhir, untuk angkutan udara, jumlah yang berangkat sebanyak 124.841 pemudik sedangkan yang tiba di Sumsel sebanyak 120.056 pemudik.

“Artinya banyak masyarakat yang balik ke Sumsel dibandingkan yang berangkat di luar Sumsel,” ujarnya.


(ALB)