Kurang dari 3 Jam, Gunung Sinabung Bererupsi 13 Kali

Farida Noris    •    Rabu, 02 Aug 2017 11:47 WIB
gunung sinabung
Kurang dari 3 Jam, Gunung Sinabung Bererupsi 13 Kali
Warga mengenakan masker saat beraktivitas di Berastagi untuk menghindarkan dampak dari paparan debu Gunung Sinabung, dok: BPBD

Metrotvnews.com, Medan: Gunung Sinabung bererupsi 13 kali selama kurang dari 3 jam. Itu membuktikan aktivitas Gunung Sinabung meningkat dibanding hari-hari sebelumnya. Bahkan debu vulkanik Sinabung menghujani Kota Berastagi yang berjarak 11 km dari gunung.

Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen, pemantauan dilakukan mulai pukul 08.09 sampai dengan 10.49 WIB, Rabu 2 Agustus 2017. Status gunung di Kabupaten Karo, Sumatera itu, Awas. Warga di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Sinabung pun diminta mewaspadai potensi bahaya lahar.

"Selama kurang dari 3 jam, Gunung tercatat erupsi 13 kali disertai guguran awan panas," kata Armen melalui sambungan telepon kepada Metrotvnews.com. 

Awan panas meluncur hingga sejauh 4,5 km ke arah tenggara dan timur. Tinggi kolom abu kurang lebih 4,2 km.

Gempa juga terjadi dengan guncangan selama 553 detik. Bunyi dentuman terdengar.

"Namun luncuran awan panas tak teramati karena tertutup abu," lanjut Armen.

Erupsi mengakibatkan kubah gunung runtuh. Menurut Armen, hal itu biasa. Namun kali ini, jarak reruntuhannya cukup jauh yaitu 3 km.

Sementara itu, angin bertiup cukup kencang di sekitar Sinabung. Sehingga abu vulkanik menyebar.

"Tapi debu vulkanik tidak sampai ke Medan" jelasnya. Adapun jarak Kota Medan ke Gunung Sinabung kurang lebih 88,2 km.

Armen mengingatkan warga dan pengunjung tak melakukan aktivitas di zona berbahaya. Zona tersebut berada dalam area sejauh 3 km dari puncak gunung.

Untuk di sektor selatan-tenggara, radius amannya yaitu 7 km. Sementara radius aman di sektor tenggara-timur yaitu 6 km. Radius aman di sektor utara-timur yaitu 4 km. 


(RRN)