Buron Tiga Tahun, Mantan Pejabat Solok Diringkus di Medan

Farida Noris    •    Rabu, 31 Aug 2016 10:40 WIB
akhir pelarian para buron
Buron Tiga Tahun, Mantan Pejabat Solok Diringkus di Medan
Foto ilustrasi. (ant/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Medan: Tim gabungan Intel Kejaksaan Agung bersama Intel Kejati Sumatera Utara meringkus mantan Kepala Dinas Pertambangan Pemkab Solok Selatan, Sumatera Barat, Jhondri Roza.

Dia ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Garu I Gang Bakti Medan setelah menjadi buronan selama tiga tahun.

"Narapidana atas nama Jhondri ditangkap pada Selasa (30/8/2016) di kawasan Jalan Garu Medan. Tim gabungan berhasil meringkusnya setelah buron selama tiga tahun," kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Sumut, Bobbi Sandri, Rabu (31/8/2016).

Menurut Bobbi, Jhondri masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak majelis hakim Pengadilan Negeri Koto Baru memvonis bersalah pada 2013, dalam kasus narkotika. Dia terbukti memiliki dua paket sabu seberat 4,51 gram.

"Bahkan, pelaku sebelumnya juga pernah diadili dalam kasus pencabulan. Selama dalam pelariannya, Jhondri sering berpindah-pindah tempat tinggal. Ini dilakukannya guna menghindari kejaran petugas kejaksaan yang memburunya," jelas Bobbi.

Kasubsi Penkum Kejati Sumut, Yosgernold Tarigan menambahkan saat ini Jhondri diperiksa di Kejati Sumut. Jhondri akan langsung diterbangkan ke Solok Selatan guna menjalani proses hukum yang telah diputus oleh majelis hakim PN Koto Baru.

"Tim sudah mengintai keberadaannya selama beberapa hari di kawasan Jalan Garu itu. Dia ditangkap tanpa perlawanan. Setelah diperiksa di Kejati Sumut, pagi ini dia akan dibawa ke Solok untuk menjalani hukuman selama sembilan tahun," jelas Yosgernold.

PN Koto Baru Jhordi memvonis sembilan tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider enam bulan kurungan, pada 30 November 2013. Jhondri terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. 


(SAN)