Petugas Sita 44 Kg Sabu dari Sindikat Narkoba Malaysia di Sumut

Budi Warsito    •    Minggu, 16 Jul 2017 01:38 WIB
narkoba
Petugas Sita 44 Kg Sabu dari Sindikat Narkoba Malaysia di Sumut
Ilustrasi obat terlarang - Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Medan: Petugas gabungan menyita 44 kg narkotika jenis sabu dari sindikat narkoba Malaysia, Sabtu 15 Juli 2017 di Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sepuluh orang ditangkap salah satunya anggota polisi.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula setelah petugas mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba di kawasan Pantai Cermin. Transaksi itu melibatkan anggota Pol Air Polres Sergai, Aiptu Suheryanto.

"Kasus ini terungkap setelah petugas gabungan mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba di kawasan Pantai Cermin yang turut melibatkan anggota Polri," kata Paulus pada wartawan, di Aula Tribrata Polda Sumut, Sabtu 15 Juli 2017 malam.  

Setelah itu, petugas melakukan pengembangan. Kemudian diketahui bakal ada transaksi sabu lebih besar di SPBU Pasar Bengkel, Kelurahan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

"Tim menangkap tiga orang yang bertransaksi narkoba jenis sabu yang sudah dikemas dalam kemasan teh," ungkap Paulus.

Dari pengembangan yang dilakukan, petugas menangkap seluruhnya 10 orang.  Ke-10 orang itu yakni: Bambang Julianto dan M. Syafii alias Panjul alias Boy. Keduanya tewas ditembus peluru karena mencoba melawan dan berusaha kabur.

Selanjutnya Aiptu Suheryanto; Samsul Bahri; Sahidul Saragih; ‎Heri Agus Marzuki; ‎Rovvi Syahriandi; Eddy Sahputra Sirait; Ayaradi; dan Untung alias Cheker. Ke-8 pelaku saat ini diamankan di Perbaungan Kota.

Selain sabu, petugas turut mengamankan barang bukti berupa empat unit kendaraan roda 2; tiga unit kendaraan roda 4; beberapa kartu identitas; dan satu pucuk revolver serta satu kotak peluru.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menyebut, kedua pelaku yang ditembak merupakan bandar. Mereka kerap membawa barang haram itu dari Malaysia ke Indonesia.

"Kita belum tahu sabunya buatan mana, tapi yang pasti sabu ini masuk dari Malaysia," beber Arman.

Terkait perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 113 ayat (2), 114 ayat (2), 112 ayat (2), UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.


(REN)