Pengungsi Rakhine di Medan tak Henti Berterima Kasih

Budi Warsito    •    Rabu, 06 Sep 2017 18:46 WIB
rohingya
Pengungsi Rakhine di Medan tak Henti Berterima Kasih
Anak pengungsi muslim Rohingya bersiap berangkat ke sekolah di lokasi penampungan di Medan, Sumatera Utara -- ANT//Irsan Mulyadi

Metrotvnews.com, Medan: Ratusan warga Rakhine State, Maynmar, masih berada di beberapa penampungan di Medan, Sumatera Utara. Mereka menanti untuk dikirim ke negara ketiga agar bisa melanjutkan hidup.

"Kami banyak berterima kasih kepada warga Indonesia, pemerintah Indonesia, IOM (International Organization of Migration), dan pihak lain yang sudah banyak membantu kami selama di sini," kata Muhammad Masud, pengungsi dari Rakhine State, di Hotel Beras Pati, Jalan Jamin Ginting, Medan, Rabu 6 September 2017.

Masud menuturkan, dirinya sudah berada di Indonesia sejak 2014. Ia hidup di penampungan bersama istri dan anaknya.

Setelah empat tahun tinggal di penampungan, Masud pun fasih berbahasa Indonesia. Ia kemudian membantu rekan-rekannya yang tidak lancar berbahasa Indonesia untuk bisa berkomunikasi dengan petugas dan warga setempat.

(Baca: Enam Tahun Jadi Pengungsi, Warga Rohingya Nikahi WNI)

Bahkan, lanjut Masud, para pengungsi mendapat sumbangan seekor sapi dan dua kambing saat Iduladha lalu. Hewan tersebut kemudian disembelih dan dinikmati dengan sesama pengungsi di penampungan.

"Sehari-hari kami biasa mengisi waktu dengan bermain sepak takraw dan belajar beberapa keterampilan. Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan membuat kami tidak merasa bosan," tutur Masud.

Setiap pengungsi dari Rakhine mendapat tanda pengenal yang dikeluarkan UNHCR. Di kartu tersebut, tertulis nama dan data-data para pengungsi.

Menurut Masud, ia dan pengungsi lainnya hanya bisa pasrah. Mereka berharap bisa segera diberangkatkan ke negara ketiga dan diakui sebagai warga negara.

 


(NIN)