Rekonstruksi Lapas Banda Aceh Butuh Rp2,5 Miliar

Kesturi Haryunani    •    Minggu, 07 Jan 2018 15:14 WIB
kerusuhan penjara
Rekonstruksi Lapas Banda Aceh Butuh Rp2,5 Miliar
Salah satu ruangan di Lapas Banda Aceh yang luluh lantak dibakar sejumlah oknum napi pada Kamis, 4 Januari 2017 -- istimewa

Banda Aceh: Setidaknya dibutuhkan dana Rp2,5 miliar untuk memulihkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banda Aceh yang luluh lantak dibakar sejumlah oknum napi pada Kamis, 4 Januari 2017. Selain pemulihan fisik bangunan, penambahan beberapa fasilitas lain menjadi prioritas, seperti matras tidur, HT, borgol, senjata pendek, dan bubuk merica sebagai kelengkapan pengamanan.

"Kita akan segera membentuk tim khusus untuk merehabilitasi Lapas Banda Aceh," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami di Banda Aceh, Aceh, Minggu, 7 Januari 2017.

Sri mengatakan sasaran utama pembakaran adalah ruang dan server data warga binaan dan sarana penting lainnya. "Saat ini server sudah diperbaiki, menyusul perbaikan dan pembangunan beberapa sarana lainnya, termasuk blok hunian yang juga dalam kondisi mengkhawatirkan," ungkapnya.

(Baca: Dua Sipir Lapas Banda Aceh Ditangkap jadi Pemasok Narkotika)

Adanya dugaan kuat keterlibatan petugas lapas pada insiden kerusuhan tersebut, menjadi catatan utama rekonstruksi total Lapas Banda Aceh. "Penegakan integritas petugas pemasyarakatan harus lebih ditingkatkan. Penguatan kapasitas pegawai secara rutin dan terus menerus, mulai dari pimpinan hingga level terbawah," tegas Sri.

Bahkan, Sri tak segan memecat pegawai yang terbukti tidak mematuhi kode etik. "Peraturan ditegakkan dan dijalankan, yang melanggar pecat!"

Sebelumnya, Lapas Kelas II-A Banda Aceh di Lambaro, Aceh Besar, Provinsi Aceh, rusuh dan terbakar. Kericuhan terjadi lantaran adanya provokasi dari seorang napi narkoba.

(Baca: Kamar Mewah Napi Narkoba di Lapas Banda Aceh)

Napi berinisial GN bersama dua temannya menolak dipindah dan memprovokasi napi lainnya. Ketiganya hendak dipindah ke Medan karena hukuman tahanan rata-rata di atas 10 sampai 15 tahun.

Tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut. Meski demikian, sejumlah ruang lapas terbakar habis.

 


(NIN)