Satu Warga Kutacane Diduga Terpapar Mers-CoV

Farida Noris    •    Kamis, 20 Apr 2017 17:33 WIB
virus mers
 Satu Warga Kutacane Diduga Terpapar Mers-CoV
Ilustrasi--ANTARA/Seprianda Perdana

Metrotvnews.com, Medan: F, warga Kutacane, Aceh Tenggara, dirawat karena diduga terpapar Middle East Resivatory Syndrom Corona Virus (Mers-CoV).  Perempuan 46 tahun itu diketahui baru pulang umroh dan langsung demam.

F kini dirawat di RSUP Adam Malik. Direktur RSUP Adam Malik Bambang Prabowo mengatakan, F dirawat di ruang VIP infeksi khusus. F masih diobservasi, sehingga belum bisa dikatakan menderita Mers-CoV. "Dokter belum melaporkan ke direksi karena memang sedang diobservasi," kata Bambang, Kamis 20 April 2017.

Kasubbag Humas RSUP Adam Malik, Masahadat Ginting, mengatakan F masuk rumah sakit pada 18 April 2017 pukul 04.45 WIB, diantar oleh keluarganya. Pasien mengeluh demam tinggi setelah pulang ibadah umroh pada 17 April 2017.

Menurut Masahadat, tim medis sudah mengecek darah rutin, foto thorax, serta mengambil swab tenggorokan pertama pada 19 April dan langsung dikirim ke Litbangkes Jakarta. Pemeriksaan swab pada pasien akan dilakukan sebanyak tiga kali.

"Pasien tidak merasakan sesak di bagian dada. Pasien hanya merasakan demam tinggi. Walaupun pasien tidak demam lagi, masih tetap dirawat hingga pemeriksaan hasil swabnya dua kali berikutnya negatif. Pemeriksaan swabnya ada tiga kali. Pertama sudah dikirim, jadi tinggal dua kali pemeriksaan swab lagi yang akan dikirim ke Jakarta," urainya.

Sebelumnya pada 2014, RSUP H Adam Malik Medan sempat merawat sebanyak 18 pasien (7 laki-laki dan 11 perempuan) suspect Mers-CoV. Hasil pemeriksaan swab tenggorokan sebanyak tiga kali dari 18 pasien tersebut dinyatakan negatif. Ke-18 pasien itu suspect Mers-CoV setelah pulang melaksanakan ibadah umroh pada Mei dan Juni tahun 2014.


(ALB)