14 Jemaah Haji Asal Sumut Wafat di Mekkah

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 05 Sep 2017 04:00 WIB
haji 2017
14 Jemaah Haji Asal Sumut Wafat di Mekkah
Sejumlah petugas medis membawa seorang jemaah haji yang mengalami sakit saat tiba di tanah air di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Medan: Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji Embarkasi Medan mencatat sebanyak 16 orang jemaah haji asal Sumatera Utara yang meninggal dunia. Jemaah tersebut ada yang meninggal di Tanah Suci dan ada juga yang masih di Tanah Air.

"Sebanyak 14 orang wafat di Tanah Suci, sedangkan dua lagi ketika masih di Tanah Air," kata Humas Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Imam Mukhairi seperti dilansir dari Antara, Selasa, 5 Agustus 2017.

Menurut dia, pihaknya mendapatkan informasi dari tim kesehatan haji Indonesia jika jemaah haji asal Sumut yang wafat telah bertambah jelang pulang ke Tanah Air. 

Berdasarkan asal daerah, jemaah haji yang wafat itu berasal dari Tebing Tinggi (satu orang), Serdang Bedagai (empat orang), Tanjung Balai (satu orang), Labuhanbatu Selatan (satu orang), Padang Lawas (satu orang), Medan (empat orang), Padangsidimpuan (satu orang), Labuhanbatu (satu orang), dan Tapanuli Selatan (dua orang).

Jemaah haji yang wafat di Tanah Suci adalah Dahlia Hanum Nasution Binti Zainal Nasution, 60, asal Padanglawas yang wafat, pada 13 Agustus 2017, akibat penyakit jantung (Cardiovascular Diseases). Jemaah haji yang wafat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah telah dimakamkan di Sharayya Mekkah.

Kemudian, Ramlah Abdul Jalil Silalahi Binti Abdul Jalil Silalahi, 69, yang wafat, pada 13 Agustus 2017, akibat penyakit jantung. Jemaah asal Labuhanbatu Selatan dimakamkan di Al-Baqi.

Syamsul Bahri asal Kota Tanjungbalai yang wafat, pada 3 Agustus 2017, dan Amnah Hasri Husin asal Kabupaten Serdang Bedagai yang wafat, pada 4 Agustus 2017, di Madinah akibat penyakut jantung. Ida Rosika Pospos Binti Marasaman Hasibuan, 78, warga Kecamatan Medan Tembung wafat, pada 15 Agustus 2017, akibat penyakut jantung dan telah dimakamkan di Sharayya, Mekkah.

Yuliani Muhid Abdullah Binti Muhid asal Kota Medan wafat, pada 19 Agustus 2017, di RS di Madinah, disusul Rosmawati Palti Sinaga Binti asal Kota Padangsidimpuan yang wafat, pada 24 Agsutus 2017. Jemaah haji bernama Agustiar Husin Nasution, 63, yang beralamat di Perumnas Kampung Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu wafat, pada 27 Agustus 2017, akibat penyakit jantung.

Zubaidah Amat Zubaidah Binti Ahmad Zubaidi, 63, asal Serdang Bedagai yang wafat, pada 29 Agustus 2017, Said Muhammad Yusuf Bin Said Abdullah, 65, warga Kecamatan Medan Marelan yang wafat, pada 31 Agustus. Fatmah Muhammad Pawang Binti Muhammad Pawang, 60, asal Serdang Bedagai wafat, pada 31 Agustus, dan Rahma Ahmat Nudin Siregar Binti Ahmad Nudin Siregar, 66, asal Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan yang wafat, pada 31 Agustus 2017.

Dua jemaah lain adalah Mangaraja Sialambue Nasution Bin Jatinodongan Nasution, 69, asal Barumun Tengah, Tapanuli Selatan dan Sayuti Affandi Mulyono Bin Mulyono, 69 yang wafat, pada 1 September 2017, akibat penyakit jantung.

Dua jemaah yang wafat di RS Haji Medan adalah Syamsul Bahri asal Kota Tebing Tinggi yang meninggal dunia, pada 3 Agustus 2017, akibat penyakit stroke dan Harmen Hasan Bilah Bin Hasan Bilah asal Kabupaten Serdang Bedagai disebabkan sakit Anemia Brafis.



(AZF)