Guru di Gunungsitoli Dilaporkan karena Cabuli 3 Siswinya

Budi Warsito    •    Selasa, 25 Jul 2017 11:39 WIB
pencabulan
Guru di Gunungsitoli Dilaporkan karena Cabuli 3 Siswinya
Ilustrasi kekerasan pada anak, MTVN

Metrotvnews.com, Gunungsitoli: Seorang guru di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, dilaporkan ke polisi lantaran berbuat cabul pada tiga siswinya. Keluarga ketiga siswi pun meminta Wali Kota Lakhomizaro Zebua menaruh perhatian atas kasus tersebut.

Dugaan pencabulan terjadi di sebuah sekolah dasar di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi. Korban berinisial BL, 9, siswi kelas V; HJ, 10, siswi kelas V; dan CL, 8, siswi kelas III.

Korban mengaku AL melakukan perbuatan tak senonoh saat di sekolah. Korban BL menyebut guru melakukan tindakan tersebut sekitar delapan kali.

"Sabtu lalu (Sabtu 22 Juli 2017 pukul 07.00 WIB), guru kami itu kembali melakukan hal yang sama di ruang perpustakaan," kata BL, Selasa 25 Juli 2017.

BL mengaku sudah menceritakan itu kepada orang tua. Namun orang tua enggan melapor ke polisi.

"Mama takut melapor karena tak ada bukti," lanjut BL.

Koordinator Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sukartini Wau, mendampingi orang tua melapor ke Polres Nias. Sukartini menuntut kepolisian melakukan tindakan hukum terhadap laporan tersebut.

"Sedih saat anak-anak ini bercerita tentang kejadian yang mereka alami yang tidak manusiawi," kata Sukartini.

Sukartini pun berencana melaporkan kejadian tersebut ke Wali Kota. Sebab, guru AL berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Sebagai atasan, Wali Kota harus menindak AL.


(RRN)