Tahapan Pilgub Riau Dimulai, KPU bakal Terbitkan 8 SK

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 15 Jun 2017 13:15 WIB
pilkada 2018
Tahapan Pilgub Riau Dimulai, KPU bakal Terbitkan 8 SK
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau secara resmi memulai tahapan Pilgub Riau 2018, Kamis, 15 Juni 2017. Tahapan dimulai dengan penerbitan beberapa produk hukum berkaitan sosialisasi pelaksanaan Pilgub Riau 2017.

"Sebagai langkah awal sosialisasi kepada masyarakat, hari ini komisioner KPU Riau menggelar rapat. Kami akan mulai mengidentifikasi dan menyusun produk hukum berupa surat keputusan (SK) berkaitan pelaksanaan Pilgub Riau 2018," ujar Ketua KPU Riau, Nurhamin kepada Metrotvnews.com, Kamis, 15 Juni 2017.

Tahap pertama, kata Nurhamin, komisioner KPU Riau mulai menyusun dan akan menerbitkan sekira 8 surat keputusan (SK) guna kelancaran pelaksanaan Pilgub Riau 2018 mendatang. 

Kedelapan SK tersebut, di antaranya, SK pembentukan relawan demokrasi, SK pembentukan dan pengangkatan KPPS, PPS, dan PPK, SK pemasangan alat peraga dan kampanye, SK tentang lembaga survei, SK tentang penelitian dan riset partisipasi pemilih, SK lokasi kampanye, dan SK tentang debat publik.

Delapan SK yang disusun dan akan diterbitkan oleh komisioner KPU Riau nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat. Selain 8 SK tersebut, kata Nurhamin, KPU masih akan menyusun 13 SK lainnnya sebagai acuan pelaksanaan Pilgub Riau 2017.

Tidak hanya itu, dalam tahapan Pilgub Riau kali ini, KPU Riau juga menyelenggarakan lomba pembuatan logo Pilgub Riau 2017. "Lomba ini kami sosialisasikan ke masyarakat agar mereka ikut berpartisipasi mengikuti lomba. Senin depan kami mulai sosialisasikan ke masyarakat," kata Nurhamin. 

Selain logo, sambung Nurhamin, KPU Riau juga akan membuat lagu atau mars pemilihan gubernur sebagai identitas pelaksanaan Pilgub Riau 2017 mendatang. "Lagu ini bisa menjadi ciri khas dan identitas pesta demokrasi Pilgub Riau," ujarnya.

Berkaitan dengan pembentukan relawan demokrasi, kata dia, adalah upaya KPU Riau merangkul kelompok masyarakat, komunitas, maupun peguyuban agar dapat membantu dan mendukung KPU meningkatkan partisipasi pemilih pada pilgub mendatang. 

"Kelompok-kelompok potensial relawan demokrasi tersebut, antara lain; Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Lembaga Adat Melayu (LAM), kelompok seni, organisasi kemasyarakatan, termasuk beberapa paguyuban di Riau," paparnya. 

Relawan demokrasi ini nantinya mendukung upaya KPU Riau meningkatkan partisipasi pemilih. Sekadar diketahui, partisipasi pemilih pada Pilgub Riau tahun 2013 hanya berkisar 54% atau sekira 4 juta pemilih. 

"Pada Pilgub Riau 2018 mendatang, kami menargetkan partisipasi pemilih naik menjadi 77,5 persen. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar target ini tercapai," pungkas Nurhamin.


(ALB)