Kapolda Sumsel Janjikan Antar-Jemput Korban Penembakan

Alwi Alim    •    Selasa, 25 Apr 2017 18:51 WIB
penembakan di lubuklinggau
Kapolda Sumsel Janjikan Antar-Jemput Korban Penembakan
Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto mengantar korban penembakan untuk pulang dari RS Bhayangkara Palembang menuju Bengkulu. (Metrotvnews.com/Alwi Alim)

Metrotvnews.com, Palembang: Dewi, 39, dan Novi, 30, korban penembakan oleh polisi di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan telah diizinkan pulang dari RS Bhayangkara. Namun, warga Bengkulu itu diminta kontrol sebulan sekali di Palembang.

Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan kontrol diperlukan lantaran keduanya mengalami patah tulang. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pengobatan.

“Kondisi kesehatannya sudah membaik. Tapi, dikarenakan ada cidera, diharapkan jangan bergerak dulu apalagi membawa beban dan check up sebulan sekali,” kata Agung saat mengantarkan kedua korban untuk pulang, Selasa, 25 April 2017.

Agung mengatakan korban tidak perlu khawatir. Kepolisian akan menjemput korban dari Bengkulu menuju RS Bhayangkara Palembang. Polisi juga akan mengantar mereka ke rumah usai pemeriksaan.

Agung juga memastikan para korban sudah tidak lagi dihinggapi trauma. “Kedua korban dan anak mereka tidak lagi trauma dan sudah dapat beraktivitas seperti biasa," katanya.

Untuk korban Diki, 29, yakni sopir, ia juga sudah melihat kondisinya di RS Sobirin Lubuk Linggau dan hasilnya juga sudah mulai membaik. Namun, masih dirawat intensif setelah dilakukan operasi.

“Saat ini kami juga masih menunggu kepulihan dari Diki untuk pemeriksaan,” tuturnya.




(SAN)