Warga Pangkalpinang Tukarkan Uang Lusuh ke Bank

Andi Iskandar Akbar    •    Kamis, 24 Nov 2016 12:04 WIB
rush money
Warga Pangkalpinang Tukarkan Uang Lusuh ke Bank
Petugas mengecek uang lusuh yang ditukarkan ke bank, Metro TV

Metrotvnews.com, Pangkalpinang: Isu rush money tak mengganggu aktivitas perbankan di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Dari pada menarik duit secara besar-besaran, ternyata warga lebih memilih menukarkan uang lusuh ke bank.

Keramaian tampak di Bank Indonesia (BI) di Pangkalpinang. Beberapa warga mendatangi teller dan membawa bungkusan berisi uang.

Sarkowi, warga Pangkalpinang, misalnya, membawa uang lusuh ke petugas bank. Ada yang berbentuk uang kertas dan logam. 


(Lembaran uang lusuh ditukarkan ke bank, Metro TV)

"Uangnya sudah rusak dan lusuh. Makanya ditukar," kata Sarkowi seperti ditulis Metrotvnews.com, Kamis (24/11/2016).

Adi, warga lain, juga melakukan hal serupa. Ia menukarkan uang lusuh yang didapat dari celengannya.

"Kondisinya beberapa sudah rusak. Ada jumlahnya Rp300 ribu. Pecahannya macam-macam, ada Rp100, Rp500, Rp1.000," ujar Adi.

Petugas memindai kondisi uang dengan sejumlah peralatan khusus milik BI. Petugas kemudian memberikan uang berjumlah sama dengan uang-uang tersebut.


(Deputi Kepala Perwakilan BI Babel Edhi Rahmanto, Metro TV)

Deputi Kepala Perwakilan BI Babel Edhi Rahmanto mengatakan kondisi penarikan uang dari perbankan masih normal. Sepanjang November 2016, kata Edhi, jumlah penarikan uang mencapai Rp190 miliar.

"Kondisinya masih normal. Sejak Januari hingga November, jumlah uang yang ditarik mencapai Rp2,5 triliun," kata Edhi.

Sementara itu, polisi berhasil mendeteksi penebar isu gerakan rush money yang disebarkan melalui media sosial. Polisi bakal membekuk pelaku yang saat ini keberadaannya sudah diketahui.

Baca: Penebar Isu Rush Money Terdeteksi
 


(RRN)