Puluhan Warga Asing Bekerja di Langkat

Farida Noris    •    Senin, 03 Oct 2016 19:24 WIB
tenaga kerja asing
Puluhan Warga Asing Bekerja di Langkat
Warga asing asal Tiongkok bekerja di PLTU Pontianak, Ant - Jessica Helena Wuysang

Metrotvnews.com, Medan: Sebanyak 77 warga asing bekerja di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Mereka bekerja mulai dari perkebunan kelapa sawit, pembangkit listrik, maupun produksi air mineral.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Langkat, Syaiful Abdi, mengatakan warga asal Tiongkok yang mendominasi tenaga kerja asing. Ia mencatat 28 warga Tiongkok bekerja di PT Sinohidro Corporation.

"Terdapat juga warga Tiongkok yang bekerja selaku manager keuangan di PT Poli Kencana Raya Kecamatan Besitang dan 40 orang WNA asal Tiongkok yang bekerja di PT Guangdong Power Engineering Corporation di proyek PLTU Pangkalan Susu," kata Syaiful Abdi di ruang kerjanya, Senin (3/10/2016).

Sementara, kata Syaiful Abdi, satu orang warga Jerman bekerja sebagai tenaga ahli air minum di PT Tirta Investama di Kecamatan Sei Bingei. Di Perkebunan Kelapa Sawit Langkat Nusantara Kepong, ada enam WNA asal Malaysia yang bekerja di sana. 

"Disnaker hanya melakukan pendataan saja dan memantau serta monitoring mereka. Namun izin untuk mempekerjakan tenaga asing itu berada di Kementerian Tenaga Kerja. Jadi untuk para pekerja asing ini Pemkab Langkat belum bisa bertindak bila mereka melanggar aturan disebabkan izin mereka dikeluarkan Kementerian Tenaga Kerja," ungkapnya.

Namun demikian, Pemkab Langkat telah membentuk tim pengawasan terhadap orang asing dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Imigrasi, melakukan razia terhadap penginapan orang asing karena adanya selisih tenaga kerja.

"Razia yang kita lakukan saat itu dikarenakan adanya laporan tentang selisih tenaga kerja asing di lapangan dengan pendataan berdasarkan data yang ada. Setelah dilakukan penelitian di lapangan ternyata kita tidak menemukan adanya kesalahan data," bebernya.


(RRN)