Imigrasi Medan Periksa 8 Pengajar Asing di Sekolah Internasional

Budi Warsito    •    Kamis, 20 Oct 2016 15:12 WIB
wna ilegal
Imigrasi Medan Periksa 8 Pengajar Asing di Sekolah Internasional
Petugas imigrasi memeriksa sejumlah dokumen. Foto: Metrotvnews.com/Budi

Metrotvnews.com,  Medan: Tim Pengawasan Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas 1A Medan, Sumatera Utara, merazia Sekolah Prime One School yang berada di Jalan Tritura Medan, Kamis, 20 Oktober 2016.

Kedatangan mereka untuk memeriksa delapan staf pengajar asing yang diduga menyalahi izin kerja di Indonesia. Mereka adalah Collin, Erich, Marive, Joann, Joel, Hail, dan Kalpesh yang merupakan WNA Filipina dan India.

Pihak sekolah diminta untuk memperlihatkan izin tinggal, izin mengajar, paspor, dan sejumlah dokumen yang dimiliki delapan warga asing itu.

Koordinator Tim Gabungan Imigrasi Kelas I Medan Sofyan Kasim mengaku tak menemukan adanya penyimpangan. "Administrasi mereka lengkap," ujarnya.

Petugas Imigrasi dibagi dua kelompok, satu kelompok mendatangi gedung SMP-SMA dan satu kelompok lagi mendatangi gedung TK-SD Sekolah Prime One School.

Imigrasi juga melakukan pemeriksaan yang sama terhadap staf pengajar asing di Bathari School.


(UWA)