Bandara Silangit Melayani Penerbangan Internasional mulai Oktober 2017

Budi Warsito    •    Senin, 25 Sep 2017 15:55 WIB
pariwisata
Bandara Silangit Melayani Penerbangan Internasional mulai Oktober 2017
Sejumlah penumpang menaiki pesawat yang akan membawa mereka menuju Jakarta di Bandara Silangit, Tapanuli, Sumatra Utara. Foto: Antara/M Iqbal

Metrotvnews.com, Medan: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Bandara Internasional Silangit mulai melayani penerbangan Internasional pada 28 Oktober 2017. Ini disampaikannya setelah melakukan peninjauan ke Bandara Internasional Silangit, Minggu 24 September 2017.

"Tanggal 28 Oktober menjadi awal Bandara Silangit melayani penerbangan Internasional dan kami akan tambah fungsi-fungsi layanan di luar bandara," ujar Budi dalam keterangan yang diterima Metrotvnews.com, Senin 25 September 2017.

(Klik: Mempermudah Akses untuk Pacu Pariwisata)

PT Angkasa Pura II akan menambahkan overlay landasan pacu menjadi 2.650 meter dengan klasifikasi 20-35. Pembenahan ini diperintahkan untuk selesai sebelum 28 Oktober.

"Untuk membuat semua pesawat jenis B-737 bisa mendarat, harus ditambah lagi overlay dan ada obstacle di ujung yang harus dipangkas. Saya sudah minta AP II untuk melaksanakan dan sebelum tanggal 28 Oktober sudah selesai," ujar Menhub.

Dengan menambah overlay, maka arus penerbangan dari Jakarta akan lebih banyak. Tidak hanya pesawat jenis B-737 Series dan bombardir saja yang bisa mendarat, semua pesawat jenis B-737 juga dapat beroperasi di Bandara Silangit.

Penerbangan ke luar negeri dari Bandara Silangit, penerbangan sewaan (charter) dengan rute Jakarta-Singapura akan dioperasikan terlebih dulu. Menhub berharap pemerintah daerah siap dari program wisata untuk menyokong operasi penerbangan mancanegara yang bakal membawa pelancong ini.

(Klik: Pancing Pelancong dengan Paket Wisata Danau Toba)

"Ini kan pertama kali penerbangan Internasional, kesan-kesan pertama itu penting, jangan sampai tidak ada kegiatan," katanya.

Kementerian Perhubungan berharap penerbangan sewaan ini akan menjadi reguler dalam waktu tak lebih dari 6 bulan. Penerbangan domestik pun disebutnya makin menggeliat.

Menhub menyebut beberapa maskapai sudah mengajukan permohonan rute. Saat ini baru Sriwijaya dan Garuda Indonesia yang beroperasi di Bandara Silangit.

"Sudah ada aplikasi dari Lion Air dan dari Garuda juga sudah ada pengajuan untuk tidak lagi menggunakan bombardir tetapi Boeing 737," ujar Menhub.

Bus Damri juga bakal disediakan sampai ke Parapat. Dengan begitu, wisatawan bisa mencapai Danau Toba dalam waktu tempuh sekitar dua jam.

(Baca: Tugas Besar Memajukan Wisata Danau Toba)


(SUR)