Seorang Pegawai Kantor Kecamatan Cetak Uang karena Gaji tak Cukup

Budi Warsito    •    Rabu, 26 Jul 2017 16:35 WIB
uang palsu
Seorang Pegawai Kantor Kecamatan Cetak Uang karena Gaji tak Cukup
Gelar perkara kasus pemalsuan uang di Tanjungbalai, MTVN - Budi

Metrotvnews.com, Tanjungbalai: Polisi membekuk seorang aparatur sipil negara (ASN) di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Sebab, pria yang bertugas sebagai pegawai kantor kecamatan itu memalsukan uang.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Tri Setyadi, mengatakan tersangka berinisial B, 53. B mengaku mencetak uang lantaran penghasilannya tak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Polisi mendapat laporan mengenai dugaan pencetakan uang yang dilakukan B. Polisi menelusuri laporan tersebut.

"Kemudian, polisi menangkap B di rumahnya di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tanjung Balai Utara, pada Senin malam 24 Juli 2017," kata Kapolres dalam gelar perkara di Maporles Tanjungbalai, Rabu 26 Juli 2017.

Polisi lalu menyita sejumlah barang bukti yaitu 40 lembar uang palsu pecahan Rp50.000, 3 lembar kertas HVS yang telah dicetak timbal balik dengan gambar uang pecahan Rp20.000, 3 lembar uang palsu pecahan Rp10.000, dan 2 lembar uang Rp50.000. Polisi juga menyita 1 unit printer warna merk EPSON Model C462H Type L360, tinta, dan alat pemotong kertas.

Saat pemeriksaan, B mengaku baru sepekan mencetak uang. B menerima pesanan pencetakan uang.

"Sudah ada yang diserahkan kepada seseorang berinial Z sebanyak 2.000.000 lembar pecahan Rp50.000," ungkap Tri.

Polisi melanjutkan penelusuran. Ternyata, B pernah terlibat kasus pemalsuan dokumen pada 2012. 

"Dalam kasus itu, dia dihukum tiga bulan penjara. Setelah kita tanya kenapa tidak jera, dia mengaku karena kebutuhan ekonomi," papar Tri.

Kini, polisi memburu Z yang memesan uang palsu pada B. Polisi juga mengembangkan penyelidikan untuk menemukan tersangka lain. 


(RRN)