Empat Tersangka Penyelundup 1,37 Ton Sabu Terancam Hukuman Mati

Anwar Sadat Guna    •    Selasa, 05 Jun 2018 17:52 WIB
narkoba
Empat Tersangka Penyelundup 1,37 Ton Sabu Terancam Hukuman Mati
Kepala BNN menyerahkan berkas perkara empat tersangka 1,37 ton sabu ke Dirnarkoba Kejagung di Dermaga Mentigi TNI AL di Tanjunguban, Bintan, Senin, 4 Juni 2018. (Medcom.id/Anwar Sadat Guna)

Batam: Empat tersangka kasus penyelundupan 1,37 ton sabu di Selat Philips, perairan Batam, Provinsi Kepri, dituntut pidana hukuman mati. Keempatnya, Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Chibg An, dan Hsieh Lai Fu.

"Keempatnya dikenakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka dijerat dengan pidana hukuman mati," ungkap Direktur Narkoba Kejaksaan Agung (Kejagung) RI Dedi Siswadi, usai penyerahan tersangka dan barang bukti dari BNN, di Dermaga Mentigi TNI AL, Senin, 4 Juni 2018.

Dedi mengatakan, Kejagung mendukung langkah tegas pemerintah menerangi dan memberantas peredaran narkoba di Indonesia.

Baca: Tersangka Pemilik 1,37 Ton Sabu segera Disidang

Kejaksaan, ungkap Dedi, juga melihat bahwa tren peredaran dan penggunaan narkoba di Indonesia cenderung meningkat. Jumlah narkoba yang beradar juga sangat banyak.

"Dari yang tadinya hanya melibatkan beberapa orang saja, kini berubah menjadi sindikat dengan cara kerja yang terorganisasi," ungkap Dedi. Terbukti dengan masuknya 1,37 ton sabu asal Taiwan disusul kemudian 1,6 ton sabu asal China yang diungkap di perairan Batam, Kepri, beberapa waktu lalu.

"Saatnya satukan tekad melawan narkoba," ujar Dedi.

Pihaknya berupaya segera menyusun dakwaan keempat tersangka untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Batam. "Kami susun dakwaannya, setelah itu bikin administrasinya untuk pelimpahan dan jadwal sidang di pengadilan," ujarnya.

Baca: Kapal Penyelundup Narkoba di Batam Pernah Jadi Target Operasi


Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) melimpahkan berkas perkara tahap dua atau P21 kepada jaksa penuntut umum di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Dermaga Mentigi TNI AL Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kepri.

Pelimpahan itu sekaligus menyerahkan empat tersangka dan barang bukti sabu-sabu. "Kami serahkan ke kejaksaan. Barang bukti sudah dimusnahkan di Monas. Kami sisihkan sebagian untuk pembuktian di persidangan," ujar Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko.


(ALB)