Banjir dan Longsor Landa Simeulue Aceh

Antara    •    Rabu, 08 Nov 2017 13:12 WIB
bencana banjir
Banjir dan Longsor Landa Simeulue Aceh
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Meulaboh: Hujan yang mengguyur dalam dua hari terakhir di Kabupaten Simeuleu, Provinsi Aceh menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut. Bahkan sejumlah infrastruktur di Kecamatan Simeulue Timur dan Kecamatan Teupah Seulatan, rusak.

"Hujannya sejak kemarin (7/11) sampai siang ini belum reda. Banjir terjadi pada sejumlah lokasi sementara untuk longsor yang sudah terpantau di Jalan Pulau Bengkalak," kata Koordinator Pos Searc And Rescue (SAR) Simeulue, Rahmad Kenedy, saat di hubungi di Meulaboh, Rabu 8 November 2017.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simeulue bersama unsur terkait lainnya sudah turun memantau adanya kerusakan jembatan yang ambruk dan membersihkan tanah longsor di Desa Kuala Makmur, Kecamatan Simeulu Timur. 

"Hari ini instansi terkait di daerah sudah turun, Wakil Bupati Simeulue juga informasinya sudah berada di sana bersama BPBD. Kondisinya masih hujan terus, potensi banjir bisa saja terus terjadi apabila guyuran hujan tidak berhenti," jelasnya.

Wilayah Simeulue berada di kepulauan terluar Provinsi Aceh, juga berisiko terhadap ancaman bencana dari laut. Satgas SAR Simeulue dalam kondisi siap siaga dan memonitor terhadap semua ancaman bencana.

Banjir juga melanda sejumlah wilayah lain, seperti di Kabupaten Singkil, ke dalaman air banjir di daerah itu hingga ketinggian 2 meter, bahkan memutuskan akses jalan nasional antar Subulussalam-Singkil, serta menyeret kendaraan masyarakat yang melintas.

Sementara kondisi cuaca saat ini di wilayah barat selatan Aceh dilaporkan masih dalam suasana diguyur hujan, sejak Selasa siang hingga Rabu, potensi banjir meluas bisa terjadi apabila curah hujan tidak berhenti, terutama kawasan terdekat bantaran sungai.


(ALB)