261 Desa di Riau Belum Dialiri Listrik

   •    Rabu, 14 Jun 2017 21:38 WIB
listrik
261 Desa di Riau Belum Dialiri Listrik
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Sebanyak 261 desa di Provinsi Riau belum teraliri listrik. Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya agar tingkat elektrifikasi di Negeri Lancang Kuning itu ditingkatkan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar dalam kunjugannya ke Provinsi Riau mengaku heran adanya 261 desa yang belum dapat setrum. "Tentu harus saya verifikasi, apa benar seperti itu," kata Arcandra, Rabu 14 Juni 2017.

Arcandra tampak kaget, sebab Provinsi Riau yang kaya akan energi tidak mungkin kekurangan listrik. Seharusnya, kondisi seperti itu tidak terjadi di Riau. Ia menyebut bahwa daerah yang kekurangan listrik itu adalah wilayah Indonesia Timur.

"Apa iya di Riau yang kaya energi, tapi malah kekurangan," kata Arcandra heran.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyampaikan laporan terkait 261 desa belum dialiri listrik sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya agar tingkat elektrifikasi di Negeri Lancang Kuning terus meningkat. Andi bertekad target pada 2019 semua desa di Riau sudah dialiri listrik.

Dalam kesempatan itu juga, Arcandra melakukan peninjauan ke terminal BBM
Sei Siak. Ia turut membahas mengenai ketahanan dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berbagai jenis di Indonesia termasuk wilayah Marketing Operasional Regional (MOR) I menyambut Idulfitri 1438 Hijriah terjaga untuk 20 hari.

Menurut Arcandra dengan ketersediaan ini maka kebutuhan BBM dalam menyambut Idul Fitri bisa dipenuhi khususnya di wilayah MOR I  yang mencakup wilayah provinsi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan Kepri dengan ketahanan stok yang dijaga oleh Pertamina.

"Saya rasa ini cukup, karena bukan berarti BBM dalam 20 hari habis, namun arti dari ketahanan ini setiap hari dijaga bahwa "bafer" atau stok selalu ada untuk 20 hari," terang dia. (Antara)


(ALB)