Ladang Ganja Siap Panen Ditemukan di Empat Lawang

Dwi Apriani    •    Jumat, 20 Oct 2017 13:12 WIB
ladang ganja
Ladang Ganja Siap Panen Ditemukan di Empat Lawang
Ilustrasi, ANTARA FOTO/Ampelsa

Metrotvnews.com, Empat Lawang: Setengah hektare ladang ganja ditemukan di Kebun Sumur Tinggi, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel, Kamis, 19 Oktober 2017. Petugas menyita 300 batang ganja siap panen dan ganja siap jual sebanyak 1,5 kilogram dari pemilik ladang.

Kepala BNN Empat Lawang, AKP Amancik Marzuki mengatakan, penemuan ladang ganja berawal dari informasi masyarakat, setelah itu dilakukan penyelidikan oleh anggotanya.

"Kami menggerebek rumah tersangka Merui, di rumah tersangka dan menemukan ganja kering sebanyak 1,5 kilogram, baru dikembangkan," kata dia.

Dari hasil pengembangan, ganja yang berada di rumah tersangka tersebut diperoleh dari ladangnya yang berada di kawasan Kebun Sumur Tinggi Empat Lawang. Petugas gabungan langsung menuju ladang tersebut dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan kaki dari rumah tersangka.

"Kami temukan sekitar 300 lebih batang ganja siap panen di ladang tersebut. Sebagian kami musnahkan di lokasi dan sebanyak 115 batang kami bawa ke BNN untuk barang bukti serta daun ganja yang kering juga kami bawa," ujar dia.

Ladang ganja tersebut, kata dia, ada sebagian di tanaman di Polybag dan di lahan sedikit miring sehingga tidak mudah terlihat langsung. Bahkan ganja-ganja ini sudah sekitar sepuluh kali dipanen dan di jual ke luar daerah seperti Pagaralam, Lahat, bahkan ke Muara Enim.

Untuk proses pemanenan ganja tidak dicabut tapi, dipotong batangnya sehingga bisa tumbuh lagi dan bisa dipanen lagi. Sedangkan hasil dari penjualan itu, digunakan tersangka untuk kebutuhan hidup serta membeli kebun ataupun sawah.

"Tersangka ini pemain lama, dia ini sudah lama menanam ganja dan sudah sepuluh kali lebih dipanen. Saat ini tersangka dan barang bukti kami amankan di BNN Empat Lawang," kata Amancik.

Sementara Kasi Penyidikan, BNN Provinsi Sumsel, Kompol Dwi Handoko menjelaskan, ada 18 anggota dari BNN Sumsel datang untuk membackup BNN Empat Lawang. Selanjutnya tersangka serta penyidikan nanti tetap dilakukan oleh BNN Empat Lawang.

"¬ĚLadang ganja ini bukan hanya ditemukan di Empat Lawang saja. Memang wilayah perbukitan seperti Empat Lawang, Pagaralam, OKU Selatan rawan ladang ganja karena daerahnya yang dingin mendukung tanaman ganja," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Empat Lawang, AKP Joni Indrajaya menambahkan, ganja yang ditemukan ini banyak dijual ke arah Pagaralam, Lahat bahkan sampai ke Muara Enim. "Kalau dilihat dari kualitasnya, ganja tersebut bibitnya berasal dari aceh," tandasnya.


(ALB)