Pengelolaan Air Bersih Mandiri untuk 42 Desa di Rejang Lebong

   •    Rabu, 13 Dec 2017 08:00 WIB
air bersih
Pengelolaan Air Bersih Mandiri untuk 42 Desa di Rejang Lebong
Ilustrasi perbaikan pipa air/MI/Adi Kristiadi

Rejang Lebong: Sebanyak 42 dari 122 desa di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menjadi sasaran program pengelolaan air bersih mandiri. Kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rejang Lebong Zulkarnain mengatakan program bakal dijalankan tahun depan dengan hibah Rp2 miliar dari pemerintah pusat.

"Jaringan air bersih ini nantinya akan dikelola BUM-Desa masing-masing desa dan akan menjadi pendapatan daerah," kata Zulkarnain seperti dilansir Antara, Rabu, 13 Desember 2017.

Sedangkan pembangunan jaringan air bersih di desa yang sebelumnya sebelumnya menjadi target program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat itu akan dilaksanakan Dinas PUPR Rejang Lebong. Masing-masing desa bakal melanjutkan tugas pemerilahaan dan mengelola menjadi PAM desa.

Zulkarnain menjelaskan akan dibangun 1.000 sambungan dengan biaya Rp2 juta per sambungan."Setelah berjalan, PAM desa ini akan ditarik iurannya per bulan oleh masing-masing BUM-Desa, misalnya Rp1.000 per sambungan. Dana ini akan dimasukkan dalam kas desa yang bersangkutan, sehingga memberikan pendapatan desa setelah dipotong biaya perawatan dan operasional," beber dia.

Pengerjaan akan menggunakan dana daerah. Pemerintah setempat kemudian menlaporkan itu kepada Kementerian PUPR untuk dicek sebelum mengganti anggaran yang telah digunakan dalam program tersebut.

"Dana pengerjaan telah dianggarkan dalam APBD Rejang Lebong 2018. Tim BPKP dan konsultas Dirjen Cipta Karya akan melihat spesifikasi pekerjaan, setelah itu dananya dikembalikan," ucap Zulkarnain.


(OJE)